KNPI: PEMERINTAH AGAR SIAPKAN SDM HANDAL

Banda Aceh, 29/10 (Antara) - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, meminta agar pemerintah mempersiapkan sumber daya manusia handal untuk menghadapi gencarnya investasi yang masuk ke daerah itu.

Kita melihat ada peluang dengan kehadiran investasi di Aceh Barat. Oleh karenanya, adanya kepedulian dari pemerintah untuk menciptakan SDM handal," kata Ketua KNPI Aceh Barat T Novian Nukman di Meulaboh, Selasa.

Ia mengatakan, yang tertanam pada pemuda saat ini hanya semangat sementara peran pemerintah belum optimal.

Disela diskusi publik memperingati Sumpah Pemuda ia menuturukan, hadirnya investasi menjadi peluang pemuda mendapat perkerjaan, sementara di sisi lain menjadi tantangan, karena masih terbatasnya tenaga kerja sesuai yang dibutuhkan.

Menurut dia, kedua hal tersebut haruslah disinergikan atau lebih tepatnya pemerintah daerah lebih awal harus mempersiapkan usia muda sebagai tenaga kerja yang bisa dipakai oleh setiap perusahaan yang masuk ke wilayah itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertambangan pada Dinas Pertambangan dan Energi Aceh Barat Helmi menambahkan pada 2015 akan hadir dua investor luar negeri berinvestasi dan strategi demikian harus segera dilakukan.

Peluang bagi generasi muda adalah peluang kerja terbuka lebar, tahun 2015 kita akan bertambah dua investor besar di Aceh Barat. Tantangannya kita adalah masih kurang sumber daya manusia," imbuhnya.

Ia mengatakan, sejak 2005 pascatsunami Aceh Barat mulai menjadi perhatian para investor terutama yang dilirik adalah sumber daya alam primadona Aceh Barat yakni sektor tambang.

Ia menjelaskan, persoalan dihadapi pemerintah daerah tingkat II adalah belum sinergi pemerintah Provinsi Aceh dan pemkab tentang regulasi pertambangan sehingga menjadi tantanggan bagi para investor.

Dipihak lain Media Relations PT Mifa Bersaudara Handi Adrian mengakui akan kerancuan regulasi tentang pertambangan di Provinsi Aceh dianggap belum memihak kepada investor dan menjadi hambatan pemuda mendapat peluang itu.

Tantangan yang terberat saat ini ada sebuah regulasi pertambangan yang sedang digodok pemerintah provinsi yang belum berpihak kepada para investor dan akan membuat investor akan pergi, ini juga tantangan dari pemuda, artinya kalau para investor pergi maka peluang bagi pemuda akan hilang," katanya. ***4*** 
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini