Kuntoro Mangkusubroto : Berbagi Ilmu dari Aceh

BANDUNG,itb.ac.id - Kuntoro Mangkusubroto , lulusan Teknik Industri ITB 1972 yang di kalangan civitas akademika ITB dikenal sebagai pendiri Sekolah Bisnis dan Manajemen rupanya bisa dikatakan memiliki andil yang cukup besar dalam membawa perubahan demi perubahan di ranah republik ini. Berhasil mengomandani Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Nias pascatsunami (BRR) pada 2005-2009, Kuntoro menuai pengakuan internasional seperti penganugerahan doktor honoris causa tahun lalu di Universitas Northeastern. Penghargaan yang sama juga diberikan kepada Colin Powell (eks-Menteri Luar Negeri AS) dan yang lebih membanggakan lagi adalah Kuntoro merupakan satu-satunya penerima penghargaan dari luar AS. Untuk merayakan hal tersebut ITB bersama Universitas Northeastern mengadakan kuliah umum Kuntoro "Menata Perubahan Indonesia: Dari Pemulihan Pascatsunami ke UKP4 - Ilmu Keputusan dalam Praktik".

Dihadiri 500-an undangan, kuliah umum pada Jumat (06/09/13) sore tersebut dibuka oleh Nur Pamudji (Dirut PT PLN) dan Prof. Dr. Akhmaloka (Rektor ITB), ditanggapi oleh Prof. Hooi Den Huan (Nanyang Technology University, Singapore) serta ditutup oleh Prof. Joseph E. Aoun (Presiden Universitas Northeastern AS) itu berlangsung sederhana namun cukup hangat dan menuai antusias. Kuliah umum yang digelar di Auditorium PLN Pusat tersebut mendiseminasikan pengalaman Kuntoro seputar "seni" pengambilan keputusan di level strategis. Selain mengepalai BRR, tangan dingin Kuntoro terbukti turut andil memegang peranan penting dalam kepemimpinan bidang energi dan sektor sumber daya alam pada tahun 1989-2001. Selain pernah menjabat Menteri Pertambangan dan ENERGI, Kuntoro juga pernah menjadi CEO tiga perusahaan yaitu Perusahaan Listrik Negara, PT Tambang Batubara Bukit Asam, dan PT Tambang Timah.

itb.ac.id
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini