Listrik Jadi Kendala Pembangunan Aceh Tengah


Banda Aceh ( Berita ) :  Bupati Aceh Tengah Nasaruddin menjelaskan kekurangan energi listrik menjadi salah satu kendala terhadap pembangunan wilayah itu. “Kekurangan energi listrik dan terbatasnya infrastruktur jalan kini menjadi salah satu kendala dalam membangun Aceh Tengah,” katanya di Takengon, Kamis [10/10].
Melalui Kabag Humas dan Protokol Sekdakab Aceh Tengah Mustafa Kamal, bupati menjelaskan kebutuhan energi listrik diperkirakan terpenuhi di wilayahnya pada 2016. Hal itu juga disampaikan bupati Aceh Tengah Nasaruddin dalam pertemuan dengan Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Pandu Wibowo di Takengon.
“Energi listrik memang diperkirakan terpenuhi pada 2016 atau setelah selesainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan,” kata bupati menjelaskan.
Terbatasnya sarana jalan raya, Nasaruddin menjelaskan tetap menjadi kendala tersendiri dalam upaya mempercepat pembangunan ekonomi Aceh Tengah. Karenanya, ruas jalan utama lintas Bireuen-Takengon harus terus ditingkatkan.
“Jalan Bireuen-Takengon sangat penting tidak hanya bagi Aceh Tengah, tapi seluruh masyarakat di bagian tengah Aceh seperti Kabupaten Gayo Lues, Bener Meriah dan Aceh Tenggara. Bahkan ruas jalan itu juga sebagai penghubung tengah ke pantai barat dan selatan Aceh,” kata bupati.
Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Pandu Wibowo menyatakan dukungannya terhadap pembangunan wilayah tengah Aceh tersebut.  “Saya akan membicarakan dengan gubernur Aceh apa yang menjadi prioritas pembangunan dan menjadi penunjang utama kehidupan masyarakat di wilayah tengah Aceh
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini