Tanah Diklaim, Peningkatan Jalan Listrik Rp 3 Miliar Terhambat

Seorang warga menunjukan salah satu titik badan jalan yang diklaim pedagang karena telah dibangun kios berkontruksi kayu atas badan jalan milik negara di jalan listrik persisnya kawasan pasar inpres Lhokseumawe. (M. Daud/ Berita Sore)

LHOKSEUMAWE (Berita) Peningkatan jalan listrik oleh PT. Ciemita Rata Group, yang menelan dana APBK Lhokseumawe tahun  2013 Rp. 3 miliar dilaporkan mengalami hambatan. Pasalnya, warga pedagang di kawasan pasar Inpres mengklaim tanah milik negara karena telah membangun kios tempat berjualan di atasnya.



Menurut pengawas lapangan PT. Ciemita Rata Group, yang enggan menyebutkan namanya di koran ini Minggu (27/10) mengatakan, warga pedagang yang berjualan di jalan listrik tepatnya pasar impres seyogyanya mengklaim badan jalan ketika mau dikerjakan peningkatan Minggu 27 Oktober 2013 sekira pukul 16:00 Wib, sore. Karena ada berapa titik para pedagang kecilan di kawasan itu telah membangun kios berkontruksi kayu di atas dasar badan jalan sekitar 2,5 meter lebar dan panjang 20 meter.



Dia melanjutkan, untuk mengerjakan proyek tersebut harus membongkar beberapa titik kios milik warga yang dibangun atas badan jalan. Jesteru itu, mereka melarang untuk dibongkar sehingga mengalami hambatan proses pekerjaan jalan senilai Rp.3 miliar. “ Kita akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas tata kota Lhokseumawe guna mencari solusi menyusul para pedagang tetap bersikap keras “, sambungnya.



Ditempat terpisah, Eri Iskandar, seorang tokoh Lhokseumawe, menilai Dinas Tata Kota setempat tidak berkerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab hanya memakan gaji buta tiap bulan. Buktinya, banyak pedagang di Lhokseumawe berjualan amburadul bagaikan kota tak bertuan, dan Kondisi itu jelas merusak wajah keindahan kota.



Oleh karena itu, walikota Lhokseumawe, Tgk. Suaidi Yahya, sudah layaknya memecat kepala dinas yang bersangkutan lantaran vakum alias tidak mengetahui tugas dan fungsinya sebagai Kadis yang telah dipercaya untuk melestarikan kota Lhokseumawe seperti kota besar di daerah lainnya, cetus Eri Iskandar

sumber : beritasore.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini