24 Kedutaan akan Hadiri Forum Bisnis Aceh

President of Lafarge Cement Indonesia dalam acara Aceh Business Forum di Jakarta saat berbincang-bincang dengan Pimpinan Umum The Globe Journal yang ikut hadir dalam acara tersebut, Senin (25/11/2013).
Yuli Rahmad | The Globe Journal
Banda Aceh - Pemerintah Aceh melalui Badan Investasi dan Promosi (BIP) Aceh, hari ini (Senin, 25/11) untuk kedua kali menggelar Aceh Bussiness Forum (ABF/Forum Bisnis Aceh) di Jakarta, setelah sebelumnya acara serupa pernah digelar di Banda Aceh 20 Februari 2013. Kali ini, direncanakan perwakilan 24 kedutaan besar (kedubes) negara sahabat yang ada di Indonesia akan hadir.
Kepala BIP Aceh, Ir Iskandar MSc mengungkapkan hal tersebut, Minggu (24/11). Iskandar memperkirakan, kegiatan kali ini trennya bagus setelah ABF yang pertama Februari lalu juga dianggap berhasil. Indikatornya, sampai saat ini setidaknya ada 194 perusahaan asing yang menyatakan keinginan berinvestasi di Aceh, 32 di antaranya bahkan sedang mengurus perizinan.

"Karenanya kami harap kegiatan kali ini dapat memancing ketertarikan pihak-pihak lain untuk berinvestasi di Aceh," kata Iskandar.

Menurut mantan Deputy BRR NAD-Nias ini, Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan dr Zaini Abdullah dan Muzakkir Manaf memiliki komitmen tinggi untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat. Salah satu komitmen tersebut ditunjukkan dengan menggenjot iklim investasi.

Akan tetapi, sebagai bekas daerah konflik dengan kondisi psikologi masyarakat yang masih diwarnai fobia sosial berlebihan, keinginan mewujudkan Aceh sebagai tujuan investasi tidaklah mudah. Butuh koordinasi, sinergitas semua pihak dan pencitraan positif Aceh sebagai daerah yang mampu menjamin kenyamanan para investor. Hal itu pula yang menjadi alasan mengapa kegiatan promosi international harus dilakukan secara berkelanjutan, baik di Aceh, Jakarta maupun luar negeri .

"Ini tujuan mengapa kegiatan Aceh Bussiness Forum kembali digelar. Promosi Aceh sebagai daerah investasi harus dilakukan terus-menerus. Lihat saja Malaysia melalui publikasinya yang luar biasa, orang-orang jadi penasaran dengan brand-nya sebagai truly Asia," ujar alumnus University of London ini.

Ketua Panitia Aceh Business Forum, Ir Netty Muharni MURP mengungkapkan, pihaknya secara khusus melibatkan beberapa stakeholder dalam acara tersebut. Di antaranya dari kalangan kedubes yang ada di Indonesia, dan pihaknya sudah mengundang 24 kedubes. Selain itu mengundang kalangan pebisnis baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam acara yang akan digelar di Hotel Pan Pacific, Jakarta tersebut, Gubernur Zaini Abdullah dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar akan hadir untuk membuka perspektif dunia internasional melihat Aceh.
"Bapak Gubernur akan menjelaskan banyak hal mengenai isu-isu yang tak sedap berkaitan dengan investasi. Misalnya berkaitan dengan syariat Islam yang dituding menghambat investasi. Orang luar kan banyak berpikiran yang demikian, jadi harus diklarifikasi dalam momen ini," sambung Netty.

Selain itu kegiatan ABF kali ini akan diisi presentasi Kepala BIP Aceh Iskandar, Kepala BPKS Ir Fauzi Husin, dan President of Lafarge Cement Indonesia Antony Ricolfi.

"Pak Iskandar akan berbicara mengenai peluang investasi di Aceh secara umum, kemudian Pak Fauzi berbicara mengenai potensi pengembangan Sabang khususnya di sektor pariwisata. Sementara Pak Anthony akan bercerita mengenai pengalamannya berinvestasi di Aceh," demikian Netty. (ht anwar ibr riwat)

Sumber: medanbisnisdaily.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini