30 Koin emas Fatima dari rawa-rawa hanya dihargai Rp 5 Juta

koin emas. aceh ©2013 Merdeka.com/Afifuddin Acal
Miris mendengar kisah Fatimah, orang pertama yang menemukan koin emas di Gampong Pande, Banda Aceh. Betapa tidak, koin emas yang ia miliki sebanyak 30 butir, hanya dihargai Rp 5 juta.

Ceritanya, setelah menemukan koin, ada seorang agen yang tidak ia kenal datang ke rumahnya meminta untuk membeli koin emas itu. "Datang rumah saya minta beli Rp 5 juta 30 keping koin emas itu. Akhirnya saya lepas," tukasnya.

Fatimah adalah orang pertama yang menemukan koin emas itu pada hari Senin 11 November 2013 pukul 12.30 Wib di Gampong Pande. Setelah itulah Banda Aceh heboh.

Saat pertama menemukan, dia beranggapan temuan itu hanya kepingan koin biasa. Dia juga memanggil rekannya yang sedang beristirahat memperlihatkan temuan itu. Sontak saja, salah seorang dari mereka mengenal itu seperti emas.

Karena dibilang itu emas, Fatimah mengatakan pada rekannya ada banyak tumpah waktu dia buka kaleng di rawa-rawa. Rekannya pun langsung terjun kembali mencari keping koin emas yang tumpah tadi. Alhasil, rekannya pun menemukan beberapa keping emas sisa yang tumpah dari kaleng yang pecah.

"Waktu itu saya bilang sama rekan saya, dibilang itu emas. Sampai ke rumah saya letakkan koin itu dalam tiram itu," katanya.

Karena air laut sudah pasang, kedalamannya sudah mencapai dada orang dewasa, mereka pun menghentikan pencarian. Meskipun sebelumnya mereka tetap mencari dengan melangkah pelan-pelan dan menginjak kakinya ke tanah untuk mencari koin emas itu.

"Ada beberapa koin yang tumpah itu diambil oleh rekan saya," sebut Fatimah.

Fatimah berniat mengadakan kenduri untuk anak-anak yatim dan fakir miskin atas hasil penjualan koin emas itu. Dari raut wajah, dia terlihat menyesali telah menjual koin emas itu. "Saya malu sama Allah, makanya saya mau kenduri untuk anak yatim," tutupnya.


Sumber: merdeka.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini