AKADEMISI: ATRIBUT PEMILU JANGAN RUSAK KEINDAHAN KOTA

Banda Aceh, 14/11 (Antara) - Akademisi IAIN Ar-Raniry Darussalam A Rani Usman berpendapat sebaiknya atribut Pemilu berupa poster dan baliho yang dipasang masing-masing calon legislatif jangan sampai pemandangan dan keindahan kota seperti di Banda Aceh.
     
"Memasang poster dan baliho  gambar calon legislatif itu memang hak masing-masing tapi sebaiknya tidak merusak pemandangan kota, apalagi terkadang sangat semraut seperti di beberapa ruas jalan di Banda Aceh," katanya di Banda Aceh, Kamis.
      
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Ar-Raniry Banda Aceh itu juga mengatakan pemerintah dan pihak penyelenggara Pemilu sudah seharusnya menertibkan poster-poster dan baliho agar tidak dipasang secara asal-asalan.
       
"Pemilu legislatif pada April 2014. Artinya, pemilu masih jauh tapi pemandangan kota sudah tidak teratur lagi dengan terpampangnya gambar-gambar caleg dimana-mana, termasuk di pohon kayu," katanya menambahkan.
       
Untuk itu, A Rani Usman juga mengimbau semua pihak agar bersama-sama menjaga keindahan dan ketertiban Kota Banda Aceh, dengan tidak asal menempelkan poster atau baliho alat peraga Pemilu tersebut.
        
Tidak hanya itu, sejumlah tempat baik di Kota Banda Aceh maupun di Aceh Besar, poster para kandidat Pemilu diikat di antara pohon-pohon kayu yang ada disisi ruas jalan sehingga terkadang dapat membahayakan pengendara kendaraan bermotor.
         
Bahkan, A Rani menilai poster para caleg juga dipasang di pagar-pagar kebun masyarakat terutama di sejumlah ruas jalan desa dan kecamatan. Seharusnya, kondisi itu tidak  terjadi lagi, mengingat masyarakat pemilih saat sudah pintar.
         
"Artinya, masyarakat pemilih bukan hanya berharap gambar atau wajah caleg yang sering dia jumpai, tapi yang dibutuhkan adalah program kerja setiap caleg. Program kerja yang perlu disosialisasikan ke tengah-tengah masyarakat menjelang Pemilu sehinga pesta demokrasi kedepan bisa lebih berkualitas," katanya menjelaskan.
        
Selain itu, kata dia, para caleg mungkin juga bisa menggunakan waktu luang dengan mengunjungi masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing untuk berdialog seraya menyosialisasikan diri.
        
"Saya pikir banyak cara yang lebih baik dan aman digunakan para caleg untuk bersosialisasi diri menjelang Pemilu, bukan sekedar sosialisasi lewat penampilan gambar wajah, nomor urut dan partai di baliho atau poster yang ditempel dimana-mana," kata A Rani Usman.(Azhari)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini