Dampak letusan Sinabung, harga cabai di Aceh naik 100 persen

Pasar Peunayong Aceh. ©2013 Merdeka.com
Letusan Gunung Sinabung di Medan ternyata berdampak buruk ke Aceh. Saat ini, harga cabai di pasar semakin "pedas". Kenaikannya mencapai 100 persen sejak sebulan terakhir. Hal ini akibat pasokan cabai dari Medan menipis sehingga stok di Aceh semakin berkurang.

Kenaikan harga cabai merah di Banda Aceh meningkat dari Rp 30.000 menjadi Rp 55.000 per kilogram. Kenaikan harga cabai tersebut diprediksikan akan terus terjadi sampai sepekan ke depan.

Harga komoditi yang ikut naik tidak hanya cabai merah. Akan tetapi ada sejumlah komoditi lainnya yang dipasok dari Medan juga ikut membubung tinggi. Seperti kol naik menjadi Rp 14.000 dari Rp 10.000. Kemudian juga harga tomat naik menjadi Rp 5.000 dari Rp 8.000, demikian juga wortel ikut naik menjadi Rp 8.000 per kilogram.

"Cabai yang naik tinggi akhir-akhir ini, naik sampai 100 persen," kata salah seorang penjual di Peunayong, Aceh, Mesi Asbula, Rabu (20/11).

Dijelaskannya, kenaikan harga komoditi tersebut, termasuk sayur mayur diduga akibat terjadi erupsi Gunung Sinabung di Medan. Akibatnya, imbas kenaikan harga tersebut berdampak pada pendapatan pedagang di Aceh.

"Ini karena pembeli berkurang, makanya berkurang pendapatan kami," tukasnya.

Elizabet, salah seorang pedagang sayur di Pasar Peunayong, Aceh memperkirakan harga sayur akan terus meningkat jika pasokan dari Medan tidak stabil. "Kalau sayur baru naik 30 persen, berbeda dengan cabai sampai 100 persen," tutup Elizabet.
[tts]
 
Sumber: merdeka.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini