Fadly-Rafly Konser Silaturahmi Budaya Religi

Lhokseumawe, 25/11 (Antara) - Musisi Aceh Rafly akan berduet dengan Fadly Padi pada acara silaturahmi budaya religi yang digelar di arena KP3, Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Senin malam. Acara yang di sponsori oleh Djarum Clavo tersebut, juga dihadiri oleh Dr.Al-Zastrouw (Ki Ageng Ganjur).
     
Dalam konferensi pers yang digelar di Ariski Cafe Lhokseumawe kepada sejumlah wartawan di Lhokseumawe, pihak sponsor yang disampaikan oleh Manajer Marketing Djarum Aceh Zak, mengatakan, tujuan digelarnya event yang bertajuk “Silaturahmi Budaya Religi” merupakan kerjasama dengan komunitas Ikatan Keluarga Anti Narkoba (IKAN). 
     
Selain menampilkan seni musik yang bernuansa religi,juga diisi dengan tausiyah dan shalawat.
     
Rangkaian kegiatan dimaksud juga akan dilakukan di beberapa kota di Aceh, diantaranya, Langsa, Bireun, Sigli dan event puncak di Banda Aceh yang dilakukan 8 Desember mendatang dengan menghadirkan bintang tamu Gigi, pelukis pasir Fauzan, dan beberapa seniman Aceh lainnya.
     
Kehadiran Fadly Padi dan Dr Al-Zastraouw di Lhokseumawe, juga diisi dengan kunjungan ke pesantren Muhammadiyah Lhokseumawe pada sore harinya dan pada malam harinya baru akan mangung di lapangan KP3 bersama dengan Rafly Kande.
     
Sementara itu, Rafly pada kesempatan jumpa pers tersebut mengatakan, kegiatan silaturahmi budaya religi ini sangat penting artinya. Dimana, esensi dari kegiatan dimaksud, merupakan suatu komunikasi budaya, karena banyak hal yang bisa komunikasikan secara lahir dan bathin melalui seni, ujarnya.
     
Sementara Fadly menambahkan, dirinya sangat berterima kasih bisa memiliki kesempatan datang ke Aceh, karena selama 16 tahun dirinya karir di dunia musik belum pernah menginjakkan kakinya ke Aceh, serta dirinya ingin belajar tentang budaya dan kehidupan agama di Aceh.
     
Sedangkan Dr Al-Zastrouw juga ikut menambahkan, bahwa komunikasi lewat budaya sangat menyentuh, karena melalui budaya dapat juga menjadi spirit dan motivasi untuk menjadi lebih baik. Apalagi, seni yang bernuansakan religi merupakan suatu perpaduan yang memiliki nilai-nilai spirit bagi kehidupan.
     
Dimatanya juga, Aceh merupakan mata air bagi kebuadayaan islam di Nusantara. Dimana, perkembangan Islam di nusantara Aceh memiliki peran yang sangat besar. Baik dari segi strategi maupun dari cara penyampaiannya sehingga Islam bisa berkembang di tanah Jawa dengan pesat, ujar Ki Ageng Ganjur itu.
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini