Insentif Guru TK Hanya Rp 100.000 Per Tiga Bulan

Dua orang pendidik TK mengajari anak didiknya bernyanyi untuk melatih keberanian sang anak. | Kompas.Com/DESI SAFNITA SAIFAN
BIREUEN - Sebagai seorang pendidik, peran guru taman kanak-kanak tak kalah pentingnya dengan guru tingkat sekolah lanjutan lain. Ironisnya, tugas tersebut tidak diimbangi kelayakan insentif yang mereka terima.

Bayangkan saja apa yang terjadi di Bireuen, Aceh. Di tempat ini ada guru TK yang mendapat honor hanya berkisar Rp100.000 sampai Rp300.000 per bulan. Bahkan, ada yang Rp100.000 per tiga bulan.

Berdasarkan penuturan sejumlah pendidik, Rabu (6/11/2013), insentif yang mereka terima tergantung kepada jumlah murid dan SPP yang dibayarkan setiap bulan. Begitupun terkait insentif ini rata-rata merupakan kebijakan sekolah di bawah kepemimpinan yayasan.

“Saya digaji Rp 100.000 setiap tiga bulan sekali, kendati setiap hari mengajar,” ungkap Wardah, pendidik di TK Pelita, Kecamatan Gandapura.

Senada dengan Wardah, disebutkan Farida pengajar di TK Sakinah. Gaji yang diterimanya tak beratura —tergantung pemasukan SPP murid—, ia peroleh sekira dua atau tiga bulan sekali berkisar Rp150.000 sampai Rp200.000 per dwi bulanan.

“Untuk tanggal pembayaran juga tak menentu tergantung kebijakan pihak sekolah,” ungkapnya.

Jika dibandingkan dengan tugas sebagai pendidik TK, diakui insentif yang mereka peroleh tidak sesuai, bahkan jauh dari upah layak. Begitupun menyadari sempitnya lapangan kerja yang ada saat ini membuat banyak pendidik TK tak memiliki pilihan lain, sehingga terpaksa mengabdi.

Insentif sedikit lebih baik diperoleh dari pendidik TK yang berdiri di Kota Bireuen. Mayoritas dihargai Rp 300.000 per bulan. Insentif tersebut juga diberikan tepat waktu yakni antara tanggal 2 sampai dengan tanggal 5 setiap bulannya.

“Kalau mendengar cerita teman-teman pendidik lainnya, nasib kami jauh lebih baik walaupun ukuran segitu tidak mungkin cukup untuk biaya hidup satu bulan,” sebut seorang pendidik yang enggan namanya disebutkan.

Diakui dia, kebijakan pengelola memiliki peran penting guna memperbaiki nasib para pendidik. Dengan membuat kesepakatan pembayaran SPP sesuai dan tepat waktu bisa sedikit memperbaiki nasib para guru sehingga tidak menyedihkan. 


Sumber: kompas.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini