Made in Made Akan Wakili Indonesia Di Ajang Internasional Reggae Festival

Photo by : A--Peace
Acehinfo | Banda Aceh – Salah satu komunitas musik yang saat ini sedang naik daun di kalangan anak muda Aceh, Khususnya kota banda Aceh, Made in Made akan membawa nama Aceh sebagai perwakilan Indonesia di ajang PAI Internasional Reggae Festival di Thailand. Festifal Musik Aliran Reggae bertaraf internasional ini akan diselenggarakan selama tiga hari di Kota Paid an diikuti 21 peserta dari berbagai Negara termasuk Indonesia yang diwakili oleh group band asal Aceh, Made in Made.
Made in Made merupakan salah satu group musik aliran reggae asal Aceh. Dalam pementasannya, group musik yang beranggotakan 8 orang personil inti ini tidak hanya menampilkan musik reggae global sebagaimana yang sering dimainkan oleh group reggae lainnya. Aliran yang tenar lewat nama besar Bob Marley ini, oleh Made in Made dikolaborasikan dengan nuansa musik aceh. Selain itu, beberapa alat musik tradisional khas Aceh seperti Serune kale, Rapai dan Genderang  juga dimainkan bersama alat musik modern untuk melengkapi komposisi musik bernuansa Aceh.
Inovasi musik etnis modern ini mengingatkan kita pada group musik legendaris yang juga telah merambah dunia internasional lewat alunan khas aceh, Kande. Made in Made sendiri memiliki hubungan erat dengan group musik Kande dimana salah seorang personil kande, Munzir (Pemain Bass) juga pernah menjadi composer lagu-lagu ciptaan Made in Made.
Dalam upayanya untuk dapat ikut dalam festival ini, mereka mencoba untuk mendapatkan dukungan dari pemerintahan daerah, khususnya Pemko Banda Aceh.Dilansir dari AJNN.net, Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal ketika dihubungi menyatakan dukungannya terhadap salah satu komunitas seni musik yang terdiri dari pemuda-pemuda kreatif Aceh ini. Illiza meminta agar group ini untuk berkoordinasi dengan Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Banda Aceh. “Hubungi Dinas Budaya dan Pariwisata saja langsung ya.” Ujar illiza.
Di samping itu Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Banda Aceh yang sebelumnya pernah dihubungi langsung oleh tiga orang personil Made in Made, Een, Riski dan Ramadhan saat ini hanya mampu menanggung untuk satu orang tiket pulang pergi yang dananya pun hanya dapat dicairkan setelah kegiatan Festival selesai.
Selain tunjuannya menampilkan music Reggae rasa Aceh, Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan Made in Made dalam mempromosikan Aceh, Khususnya dalam program Visit Aceh dan Visit Banda Aceh.
“Selain bahasa dan etnis modern dalam reggae, kami juga kan ingin promosiin Visit Aceh” ungkap Ramadhan, Vocalis Made in Made.
Ramadhan juga berharap agar pemerintah dapat mendukung niat dari kelompok music yang telah eksis sejak tahun 2008 ini dan telah tampil dibeberapa event local seperti Pekan Kebuyaaan Aceh serta Piasan Seni Banda Aceh dan event nasional seperti Indonesia Reggae Festival. (viz)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini