MaTA Tuntut Keterbukaan Informasi Publik Seluruh Partai Politik di Aceh

Kiri (Screen) : Alvian, MaTA; Kanan Irfansyah SH, Partai Aceh 
Acehinfo | Banda Aceh - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta kepada seluruh partai politik untuk menjalankan kewajibannya dalam keterbukaan informasi kepada publik seperti yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang No.14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam hal ini, Partai Politik sebagai salah satu badan publik yang wajib disediakan diatur dalam pasal 15 Undang-Undang No.14 tahun 2008, yaitu :
a. asas dan tujuan; 
b. program umum dan kegiatan partai politik; 
c. nama alamat dan susunan kepengurusan dan perubahannya; 
d. pengelolaan dan penggunaan dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara dan/atau anggaran pendapatan dan belanja daerah; 
e. mekanisme pengambilan keputusan partai; 
f. keputusan partai: hasil muktamar/kongres/munas/ dan keputusan lainnya yang menurut anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai terbuka untuk umum; dan/atau
g. informasi lain yang ditetapkan oleh Undang-Undang yang berkaitan dengan partai politik. 

Koordinator MaTA menjelaskan bahwa informasi ini memang sudah seharusnya disampaikan ke publik apabila ada permintaan dan telah memenuhi mekanisme permintaan informasi sesuai dengan yang juga telah diatur dalam undang-undang yang sama pada pasal 21 dan pasal 22.

Kebutuhan MaTA sendiri sebagai sebuah lembaga yang memantau penggunaan anggaran pemerintah adalah sebagai data inti untuk melakukan penelitian terhadap transparansi partai politik yang ada di Aceh yang hasilnya nanti akan melahirkan rekomendasi untuk partai politik tersebut kedepannya. "kita nanti akan lakukan research atas dasar informasi yang kita dapat, nantinya akan lahir rekomendasi kepada partai politik juga" ungkap Alvian di halaman Kantor Informasi Aceh kemarin (19/11) setelah menghadiri sidang sengketa informasi sebagai pemohon melawan perwakilan termohon, Irfansyah.,SH dari Partai Aceh yang sampai saat ini belum menyerahkan informasi yang diminta.

MaTA dan Partai Aceh sepakat tempuh tahap mediasi.
Sementara itu, dalam sidang sengketa informasi publik antara pemohon, MaTA melawan termohon Partai Aceh menghasilkan kesepakatan untuk duduk kembali ditahapan Mediasi sesuai dengan prosedur menyelesaian sengketa informasi publik dalam Undang-undang No.14 Tahun 2008 BAB IV, Keberatan dan Penyelesaian Sengketa Melalui Komisi Informasi.
Menyikapi permintaan informasi publik oleh MaTA, Perwakilan Partai Aceh Irfansyah,SH yang mengaku belum mendapatkan salinan surat permintaan informasi publik yang telah diajukan sejak beberapa bulan lalu ini mengatakan akan mempelajari permintaan informasi tersebut dan untuk kepentingan apa informasi tersebut nantinya akan digunakan oleh MaTA.
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini