Ngamar dengan Selingkuhan, Karyawati Bank Digerebek Suami

SIGLI - Dugaan perselingkuhan yang dilakoni Wira Novriatna Khairiza (24) - karyawati bank di Beureunun, Pidie- terbongkar.

Cewek berparas manis tersebut digerebek langsung sang suami, saat sednag bersama seorang pria idaman lain (PIL) dalam kondisi setengah bugil di kos. Akibat kejadian kemarin malam sekitar pukul 20.45 Wib, pelaku nyaris diamuk massa warga Gampong Blang Asan, Sigli.

Selanjutnya Novri dan teman prianya yakni M Raziq (26) asal Lampoh Raya, Juelinke, Syiah Kuala, Banda Aceh digelandang massa ke kantor WH.

Awal peristiwa memalukan kemarin malam, karena Zu (30) selaku suami curiga melihat tingkah laku istrinya selama ini. Ia kemudian tiba-tiba datang dari Lhokseumawe, guna menjenguk Novri di kos-kosan. 

Tiba di TKP sekira pukul 20.00 lalu mengetuk pintu.  Zu yang sudah curiga lantas berpura-pura hendak ke kamar mandi. Tanpa diduga di dalamnya sudah ada seorang cowok tak dikenal, yakni Raziq dalam kondisi setengah bugil, cuma mengenakan celana pendek tanpa baju.

Saat diintrogasi, selingkuhan tersebut berdalih dan berbelit-belit memberi jawaban. Tak ingin mengambil langkah salah, Zu segera memanggil warga sekitar dan nyaris saja terjadi aksi pemukulan. Tanpa menunggu waktu lama, Raziq dan Novri diboyong ke kantor aparat Syariat Islam, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu Keuchik Gampong Asan Kecamatan Kota Sigli M.Yusuf saat dihubungi Metro Aceh (grup JPNN), Kamis (7/11), merasa ketakutan saat menjawab pertanyaan wartawan. Bahkan tidak berani mengaku jika telah terjadi khalwat di kampungya. Kuechik meminta wartawan menghubungi WH untuk persoalan itu, sebab kasus tersebut sudah diserahkan ke WH.

"Ke WH saja pak, kami tidak bisa beri keterangan," jelasnya.

Kepala Satpol PP/WH Kabupaten Pidie Sabaruddin.SH saat dihubungi Metro Aceh kemarin mengatakan, pihaknya membenarkan ada kejadian itu dan warga telah menitipkan pelaku khalwat di kantor WH.

Pihaknya hanya mengamankan kedua pelaku itu agar tidak diamuk massa, setelah diselesaikan secara kekeluargaan maka mereka dilepas kembali dan diserahkan kepada aparatur gampong. "Jadi kasus itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh aparatur gampong," tuturnya. (mir)

Sumber : JPNN.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini