Pemerintah Butuh Dukungan Ulama Sukseskan Program KB

Banda Aceh, 23/11 (Antara) - Pemerintah membutuhkan dukungan dari para ulama untuk menyukseskan program Keluarga Berencana yang dinilai efektif guna meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah.
    
"Untuk menyukseskan program KB ini diperlukan peran serta banyak pihak, terutama dari kalangan ulama dan tokoh masyarakat sehingga program pemerintah itu bisa berjalan dengan baik," kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Aceh Tengah Karimansyah di Takengon, Sabtu.
     
Disela-sela membuka orientasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE-KB), menurutnya para ulama dan tokoh masyarakat memiliki peran strategis agar program KB dapat diterima dengan baik ditengah-tengah pendudukan di kabupaten penghasil komoditas kopi arabika terbesar di Provinsi Aceh itu.
     
Karimansyah mengatakan kiprah ulama dan tokoh masyarakat, selain membantu pembangunan di bidang keagamaan, kemasyarakatan, etika dan moral juga diharapkan dapat berperan dalam menyukseskan program KB dan kesehatan.
    
"Ulama dan tokoh masyarakat merupakan sosok panutan yang dihormati, sehingga kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi tentang program keluarga berencana kepada masyarakat diharapkan bisa lebih efektif," kata dia menambahkan.
     
Selain itu, peran penting ulama dan tokoh masyarakat dalam upaya sosialisasi program pemerintah khususnya KB menurut Karimansyah akan dapat berjalan efektif karena mengetahui kebiasaan yang ada di tengah-tengah penduduk.
     
"Program KB dapat masuk dalam kegiatan ceramah, maupun khutbah jumat, serta kegiatan pertemuan rutin dengan masyarakat, atau kegiatan sosialisasi yang difasilitasi oleh pemerintah daerah," kata Karimansyah menjelaskan.
     
Oleh karenanya, melalui orientasi bagi ulama dan tokoh masyarakat maka diharapkan akan membangkitkan semangat seluruh komponen bangsa untuk memberi perhatian terkait dengan pertumbuhan penduduk, terutama dalam menyukseskan program keluarga berencana.
     
Karimansyah menambahkan, pemerintah tidak melarang masyarakat  memiliki banyak anak, namun yang lebih utama adalah meningkatkan kualitas keluarga, termasuk diantaranya mengoptimalkan pengasuhan dan pendidikan anak.
     
"Untuk apa banyak anak tapi pengasuhan yang diberikan tidak optimal, pendidikannya terlantar. Untuk itu, mari kita ubah orientasi banyak anak banyak rezeki menjadi sedikit anak tapi berkualitas," katanya menjelaskan.
    
Sementara itu Kepala BKBPPPA Aceh Tengah Alam Suhada mengatakan kegiatan orientasi KIE-KB diperuntukkan bagi 50 peserta antara lain Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat dari 14 kecamatan.
     
"Besarnya peran ulama dan tokoh masyarakat inilah menjadi fokus orientasi. Melalui pengetahuan tentang kegunaan KB serta seluk beluknya diharapkan dapat lebih mudah memberi gambaran tentang program keluarga berencana kepada masyarakat," katanya menambahkan. (Azhari)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini