TPHD FSKN Aceh Bukan Tandingi Wali Nanggroe

Banda Aceh, 12/11 (Antara) - Ketua Tim Pelaksana Harian Daerah Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (TPHN FSKN) Aceh Teuku Raja Keumangan menegaskan keberadaan organisasi baru yang dipimpinnya itu bukan untuk menandingi Lembaga Wali Nanggroe yang dipimpin Malik Mahmud.
    
"Oh tidak. Keberadaan TPHD FSKN Aceh ini tidak sama sekali sebagai tandingan Lembaga Wali Nanggroe, tapi justru kita akan bermitra dengan pemerintah di bidang adat dan budaya," tegas dia di Banda Aceh, Selasa.
     
Teuku Raja Keumala dilantik sebagai Ketua TPHD FSKN Aceh masa bakti 2013-2018 oleh Ketua Tim Pelaksana Harian Nasional Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (TPHN FSKN) Penembahan Agung Sinuhun Tejowulan, Minggu (10/11) malam.
     
Raja menyatakan, pihaknya akan mengakui siapa saja yang menjadi Wali Nanggroe dan Qanun Wali Nanggroe sudah disahkan.
     
"Jadi, tidak ada masalah. Kita akan dukung Wali Nanggroe, sehingga Aceh lebih bermartabat," katanya. 
     
Ia menyatakan, forum ini menerapkan muatan lakol, yakni pelestarian adat dan budaya. 
     
"Harapan kami kepada seluruh keturunan raja-raja Aceh supaya kembali kepada perangi leluhur, integritas moral yang harus diperbaiki. Kita mengalami dekadensi moral, sehingga kita harus kembali ke moral leluhur kita yang peduli terhadap masyarakat dan menjadi teladan," katanya.
     
Ketika ditanya jumlah, Raja menjelaskan, sekitar raturan ribu orang keturunan raja, namun selama ini mereka belum ada wadah. 
     
Ia juga menegaskan bahwa forum ini tidak berpolitik hanya pelestarian budaya.
     
"Kami juga tidak ingin mengembalikan sistem monarki, itu masa lalu, dan sekarang kita sudah NKRI dan ini harga mati," ujarnya.
     
Sementara itu, pada pengukuhan TPHD FSKN Aceh, hadir sejumlah raja-raja Nusantara, utusan dari Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Sumsel, Solo, Lombok, Bali, dan Sulawesi Selatan. 
     
Selain pengurus harian, juga ditetapkan Prof H Teuku Samsul Bahri (Ketua Dewan Pertimbangan), Drs H T Rayuan Sukma (wanhat), Teuku Kamal Sulaiman (Wanbin), TM Adli Abdullah SH MCl (dewan pakar).
     
Pengukuhan TPHD Forum Silaturahmu Keraton Nusantara yang dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal juga dimeriahkan tarian Rapa-i Geleng dan Saman.(Irwansyah Putra)

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini