Bantuan KONI Aceh cair 10 Desember

GOR Aceh
BANDA ACEH - Para atlet dan pelatih berprestasi di Provinsi Aceh dapat bernafas legah, karena KONI Aceh segera menyalurkan dana bantuan bagi mereka pada 10 Desember mendatang.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua II KONI Aceh, Teuku Rayuan Sukma, baru-baru ini, terkait adanya keresahan dari para atlet dan pelatih berprestasi karena belum sekali pun menerima dana bantuan dari KONI Aceh selama tahun 2014.

"Malah, saya menganggap wajar saja atlet dan pelatih berprestasi di Aceh merasa resah dan gelisah, karena sampai saat ini mereka memang belum sekali pun menerima dana bantuan dari KONI Aceh," ujarnya.

Namun, lanjut Rayuan, hal yang sebenarnya terjadi tidaklah seperti itu. Karena jauh-jauh hari KONI sudah memprogramkan bantuan bagi seluruh atlet dan pelatih berprestasi tersebut dalam bentuk bantuan bulanan senilai Rp2 juta/orang/bulan.

"Hanya yang jadi permasalahan selama ini, dana bantuan yang diprogramkan tersebut terkendala dengan administrasi keuangan di Pemerintah Daerah dan baru bisa cair akhir November lalu," jelasnya.

Rayuan menerangkan, dana pembinaan yang baru cair akhir November lalu itu, akan ditransfer ke rekening masing-masing penerima paling telat Selasa (10/12). Alasan tanggal 10 Desember dijelaskan Rayuan karena KONI Aceh mengadakan pertemuan dengan seluruh atlet dan pelatih penerima bantuan, guna memberi penjelasan, motivasi dan harapan  kepada mereka supaya tetap giat berlatih pada Sabtu (7/12).

Ditegaskan juga bahwa untuk menjaga tidak terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan, pihaknya sudah meminta Bendahara KONI Aceh mentransfer dana tersebut langsung ke rekening atlet/pelatih yang bersangkutan.

Bantuan dana tersebut diberikan terhitung mulai Januari hingga Desember 2014 yang disebut Dana Pembinaan Buat Atlet-atlet Berprestasi di PON XVIII lalu, dengan jumlah penerima 24 atlet dan 11 pelatih.

"Setiap atlet atau pelatih akan mendapat dana bantuan pembinaan seluruhnya senilai Rp24 juta/orang," kata Rayuan.

Terhadap atlet yang dipanggil Pelatnas, dia menyebutkan KONI Aceh hanya bisa membantu Rp2,5 juta per atlet untuk biaya keberangkatan ke Jakarta. Sedangkan biaya lain tidak bisa diberikan, karena sudah mendapat bantuan khusus dari Panitia Pelatnas.

"Kalau KONI Aceh juga memprogramkan bantuan untuk atlet Pelatnas, nanti akan terjadi tumpang tindih pembayarannya dan dikhawatirkan bakal menjadi temuan," pungkas Rayuan. 

waspada online
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini