CAR Bank Mutiara disinyalir di bawah delapan persen

Jakarta (Antara) - Anggota Tim Pengawas Bank Century, Bambang Soesatyo, mengungkap, ada informasi bekas Bank Century (kini bernama Bank Mutiara) bisa di ambang kebangkrutan karena Capital Adequacy Ratio (CAR) alias kecukupan modal sudah di bawah delapan persen.

"Saya mendapat informasi, bahwa kondisi Bank Mutiara saat ini berdarah-darah. Informasinya, CAR Bank Mutiara sudah di bawah delapan persen, jadi harus masuk ICU," kata Soesatyo, di Jakarta, Senin.

Dengan kondisi kecukupan modal seperti itu, otomatis Bank Mutirata, kata anggota Komisi III DPR itu membutuhkan dana segar dari Lembaga Penjamin Simpanan. "Mereka butuh tambahan dana lagi," kata dia.

Tapi LPS tidak berani mengucurkan dana yang diperlukan itu, menurut dia. "LPS bingung tidak bisa berbuat apa-apa," kata politisi Golkar itu. Oleh karena itu, Tim Pengawas Century harus memanggil manajemen Bank Mutiara, agar menerangkan kondisi CAR dan kinerjanya saat ini.

"Tim Pengawas Century akan memanggil Bank Indonesia sebagai pengawas bank, untuk menerangkan posisi CAR Bank Mutiara," kata dia.

Untuk dinyatakan sebagai bank yang sehat, maka CAR-nya minimum delapan persen. Bila di bawah delapan persen, maka bank dimaksud akan diberikan dana pinjaman dari LPS atas persetujuan Bank Indonesia.

       Pewarta: Zul Sikumbang
Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2013
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini