Dari 129 Perusahaan Minyak Kelapa Sawit di Aceh, Hanya 22 yang Kantongi Izin

(Dari kiri ke kanan) Kadis Perkebunan Aceh, Dirjen Perkebunan Pertanian, moderator, dan Ketua Umum Gapki, saat memaparkanmateri tentang pembangunan ekonomi rakyat Aceh di sektor perkebunan, Rabu (4/12/2013).
Firdaus Yusuf | The Globe Journal
Banda Aceh—Dari 129 perusahaan minyak kelapa sawit di Aceh, hanya 22 perusahaan yang memiliki izin usaha perkebunan. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Perkebunan Aceh, Ir Said Sahifan, di sela-sela Acara “Musyawarah Bersama Pembangunan Perkebunan Aceh, Membangun Ekonomi Rakyat”, Rabu (4/12/2013), di Kantor Gubernur Aceh.

“Dengan keluarnya Permentan tahun 2007, maka perusahaan harus memiliki lagi izin usaha perkebunan,” kata dia.

Namun, ujar Sahifan, setelah dikaji-kaji, izin usaha perkebunan tersebut, pada 2013 ternyata dirubah lagi. Tapi perbedaannya tidak terlalu banyak bila dibandingkan dengan peraturan izin usaha perkebunan 2007. “Yang inti dari izin itu, setiap perusahaan harus membuat plasma uraian. Dari 129 perusahaan itu, kan ada yang aktif, ada yang tidak, dan lain-lain, hanya 22 perusahaan yang memiliki izin,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut Sahifan, terus mengenjot perusahaan-perusahaan yang belum memiliki izin tersebut agar segera mengurusnya. “Makanya kita buat acara ini untuk menunjukkan hal-hal yang masih belum terurus dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, izin tersebut dipercepat proses pencapaiannya karena ada amanat dari qanun Pemerintah Aceh.

“30 persen dari perkebunan plasma itu untuk perkebunan rakyat,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Joefly J. Bahroeny, kepada The Globe Journal mengatakan, Pemerintah Pusat dinilai kurang fair (kurang adil) dalam pembagian hasil minyak kelapa sawit.

“Pemerintah pusat kurang adil dalam pembagian hasil untuk daerah-daerah penghasilan minyak sawit. Seharusnya pembagian itu harus berdampak pada pembangunan ekonomi masyarakat di daerah-daerah tersebut,” imbuhnya.

TheGlobeJournal.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini