Dinas Syariat Islam Langsa dirusak, personil WH dirujuk ke rumah sakit

AJNN | LANGSA – Kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa dirusak warga. Peristiwa yang terjadi, Selasa (12/3) 01.10 dini hari, bermula ketika petugas WH Dinas Syariat Islam Kota Langsa mendapatkan informasi dari masyarakat ada sekelompok orang yang sedang mabuk mabukan dibangunan bekas Kafe Citra, Jalan A.Yani, Kota Langsa.

Menindaklanjuti itu, petugas WH yang piket mendatangi lokasi tersebut dan berhasil mengamankan tiga orang pemuda dan seorang wanita,sementara yang lain berhasil kabur.

Dalam hitungan menit, lalu sejumlah pemuda memaksa masuk ke Kantor Dinas SI dan meminta agar teman-teman mereka dilepas, karena tidak berhasil, mereka langsung melakukan penyerangan dengan menganiaya seorang petugas serta merusak beberapa fasilitas kantor dan kenderaan roda dua milik petugas WH. Tidak lama kemudian petugas Resmob Polres Langsa datang kelokasi kejadian serta mengamankan tujuh tersangka, sedangkan pelaku wanita berhasil dibawa kabur oleh teman-temannya.

Kapolres Langsa, AKBP Hariadi, SH. SIK melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Firdaus, membenarkan dan mengamankan tujuh tersangka, enam diantaranya penduduk Aceh Tamiang

“Sedangkan seorang lagi warga Langsa yang melakukan penyerangan ke Kantor Dinas Syariat Islam,” kata dia.

Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan penyidik, hanya tiga tersangka yang terlibat langsung sebagai pelaku pengrusakan, namun untuk keempat lainnya kemudian akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun ketiga pelaku yang ditahan kata dia yakni Ad, 17, warga Dese Alur Mayu, Kec. Manyak Payed, Tamiang, MY, 16, warga Desa Alur Nunang, Kec. Banda Mulia, Tamiang, Wd, 20, warga Desa Paya Raja, Kec. Banda Mulia, sementara seorang pelaku wanita IB, warga Langsa yang sempat diborgol petugas WH berhasil dibawa kabur teman-temannya.

“Sedangkan empat pelaku lainnya yang masih menjalani pemeriksaan, yakni Sy, 16, warga Desa Paya Bujok Seulemak, Langsa Barat, Sp, 21, warga Desa Suka Jadi, Kec. Banda Mulia, Alfiansyah, 19, warga Desa Alur Nunang, Kec. Banda Mulia dan Basyaruddin, 16, warga Desa Alur Nunang, Kec. Banda Mulia,” sebutnya.

Sementara, korban yang mengalami luka memar di leher dan wajah dari petugas WH yakni, Ibnu Kasir, 28, warga Paya Bili, Kec. Bireuen Bayeun, Aceh Timur.

“Para pelaku dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang diancam 4 tahun penjara dan Pasal 406 tentang pengerusakan diancam hukuman 3 tahun penjara. Sementara Ibnu Kasir, Petugas WH yang menjadi korban, menderita memar diwajah dan leher. Resmob Polres Langsa, berhasil mengamankan barang bukti, tiga batu koral, satu batang kayu, kursi rusak, serta dua sepedamotor yang dirusak akibat penyerangan itu,” ujarnya.
(viz)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini