DISNAK ACEH BESAR FOKUS POPULASI TERNAK 2014

Banda Aceh, 10/12 (Antara) - Dinas Peternakan Aceh Besar tetap fokus pada  program peningkatan populasi ternak sapi, kerbau dan kambing sebagai upaya meningkatkan produksi daging pada 2014.
     
"Untuk 2014, kami  melanjutkan program tahun sebelumnya berupa peningkatan populasi ternak, dengan harapan dapat meningkatkan produksi daging bagi kebutuhan masyarakat  Aceh Besar dan Kota Banda Aceh," kata Kepala Dinas Peternakan Aceh Besar Ahmad Tarmizi di Banda Aceh, Selasa.
      
Dijelaskan, program peningkatan populasi ternak itu antara lain melalui pendistribusian ternak sapi betina kepada masyarakat atau kelompok petani di sejumlah desa di kabupaten berpenduduk sekitar 250 ribu jiwa tersebut.
       
Selain itu, Dinas Peternakan Aceh Besar juga meningkatkan sarana dan prasarana pendukung untuk program peningkatan populasi ternak melalui alat Inseminasi Buatan (IB) dan cemen beku (sperma).
        
Selanjutnya, Ahmad menjelaskan program peningkatan populasi ternak melalui perluasan penyediaan kebun rumput dan hingga saat ini Aceh Besar memiliki sekitar 5.400 hektare kebun rumput yang merupakan milik petani peternak, selain seluas 5.50 hektare kepunyaan pemerintah.
      
Saat in, dia menyebutkan populasi ternak sapi, dan kerbau Aceh Besar mencapai 130 ribu ekor berdasarkan hasil sensus yang dilakukan petugas ditingkat kecamatan yang mendatangi para petani di desa-desa.
       
Bahkan, Ahmad menjelaskan populasi ternak Aceh Besar saat ini menurun dibandingkan sebelum bencana tsunami 26 Desember 2004 yang diperkirakan mencapai sekitar 260 ribu ekor.
       
"Aceh Besar di era 1990-an sempat terkenal sebagai salah satu daerah 'lumbung' daging di Aceh. Populasi ternak di Aceh Besar itu produksi dagingnya tidak hanya bagi kebutuhan lokal, tapi juga dipasok ke Kota Banda Aceh dan sekitarnya," kata dia menjelaskan.
       
Oleh karenanya, Ahmad Tarmizi menyebutkan hingga 2017, Aceh Besar telah menargetkan peningkatan populasi ternak mencapai 230 ribu ekor dan jika terealisasi maka diharapkan bisa menekan tingginya harga jual daging ternak di Aceh. (Azhari)

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini