Dunia bersiap melepas Nelson Mandela

OJohannesburg (Antara) - Para presiden dan mantan presiden, tokoh-tokoh dunia dan para selebritis papan atas tumpah ruah ke Afrika Selatan untuk memberikan penghormatan terakhir dunia kepada ikon kebebasan Nelson Mandela.

Lebih dari 80.000 orang akan menghadiri upacara penghormatan yang emosional nan bersemangat kepada presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan yang inspiratif itu di Stadion FNB di Soweto di mana mendiang tampil pada kemunculan penampilan terakhirnya di depan publik dalam final Piala Dunia 2010.

Upacara ini dipandang sebagai kesemparan terakhir bagi rakyat Afrika Selatan yang lagi berduka untuk bersatu demi selebrasi massal kehidupan Mandela menjelang pemakaman resmi negara yang lebih formal nanti.

Kendati Mandela sakit parah berbulan-bulan, pengumuman kematiannya Kamis malam itu tetap mengguncang rakyat Afrika Selatan yang selalu merujuk otoritas moral tak terbantahkan Mandela sebagai konstanta kenyamanan di masa perubahan sosial dan ekonomi yang tak menentu.

Penjagaan permanen siang malam diadakan di luar rumah Mandela di Johannesburg di mana dia meninggal dunia.

"Madiba adalah versi kami dan versi Afrika Selatan untuk Mahatma Gandhi yang agung," kata Laloo Isu Chiba, rekan sepanjara Mandela di Pulau Robben dulu.

"Untuk banyak sekali generasi yang tiba, akan nyaris mustahil mendapat seseorang dengan komitmennya, dedikasinya, dan kualitasnya," kata Chiba.

Hari Minggu kemarin telah menandai awal resmi pemakaman negara sepekan penuh bagi orang yang telah menempa satu Afrika Selatan multiras yang baru dari sisa-sisa era apartheid yang telah terdeskreditkan dan turut dia tumbangkan.

Hari ini parlemen Afrika Selatan bertemu untuk menggelar sidang khusus demi menghormati Mandela yang muncul setelah  27 tahun dipenjara untuk memimpin negaranya keluar dari bayang-bayang apartheid menuju demokrasi multiras.

Mandela terakhir kali tampil di rumahnya Februari 2010 pada ulang tahun ke-20 pembebasannya dari penjara.

Mantan istrinya Winnie Madikizela-Mandela dan cucunya Mandla adalah dua anggota parlemen dari Kongres Nasional Afrika (ANC), tapi belum jelas benar apakah keduanya akan berpartisipasi dalam sesi khusus itu.

"Kami berharap anggota keluarga Mandela menghadirinya," kata juru bicara kaukus ANC Moloto Mothapo.

Mantan presiden FW de Klerk yang berbagi Hadiah Nobel Perdamaian 1993 dengan Mandela, juga diundang parlemen.

Winnie dan Mandla menghadiri misa Metodis di Johannesburg hari Minggu kemarin sebagai bagian dari hari nasional untuk mendoakan Mandela yang dilakukan di gereja, masjid, sinagog dan kuil di seluruh Afrika Selatan.

Presiden Jacob Zuma menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan seruan umum nan bersemangat kepada rakyat Afrika Selatan untuk bersatu di belakang cita-cita keseteraan, kebebasan dan keadilan Mandela, serta memelihara mimpi sang mendiang tetap hidup.

Presiden AS Barack Obama, bersama istrinya Michelle dan tiga mantan presiden AS menjadi beberapa di antara 70 kepala negara dan pemerintah yang terbang dari seluruh penjuru dunia ke Afrika Selatan.

Obama akan menghadiri upara penghormatan terakhir esok Selasa di Stadion Soweto, sedangkan para pemimpin dunia lainnya akan tiba kemudian pada pekan ini guna pemakaman resmi Mandela tanggal 15 Desember di kampung masa kecilnya di Qunu.

Perdana Menteri Inggris David Cameron, Presiden Prancis Francois Hollande dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon diperkirakan juga hadir, bersama dengan sebaris panjang tokoh-tokoh internasional dan para pesohor papan atas.

Salah seorang pemimpin yang akan absen adalah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena alasan biaya, lapor media massa Israel.

Sesama penerima Nobel Perdamaian, Dalai Lama, yang sejak 2009 ditolak mendapatkan visa ke Afrika Selatan, juga tidak akan hadir, kata juru bicaranya seperti dikutip AFP.

Sedangkan Presiden Palestina Mahmud Abbas telah mengumumkan akan menghadiri upacara penghormatan terakhir Mandela esok Selasa.

Di antara pemimpin dunia lainnya yang dijadwalkan hadir adalah Presiden Nigeria Goodluck Jonathan dan lebih dari lusinan kepala negara dan pemerintahan di benua Afrika.

Ratu acara talk show Oprah Winfrey dan penyanyi aktivis Bono, juga milyuner Inggris Richard Branson dan musisi Peter Gabriel adalah beberapa di antara pesohor kelas atas yang akan hadir.

Sekitar 11.000 tentara telah dimobilisasi untuk menjaga keamanan dan membantu gerombolan manussa mengendalikan diri selama pekan panjang pemakaman Mandela.

Sebelum dikuburkan, jenazah Mandela akan dibaringkan secara terbuka untuk para pelayat selama tiga hari sejak Rabu nanti di ampiteater di Gedung Serikat di Pretoria di mana Mandela pernah disumpah sebagai presiden pada 1994.

Setiap pagi, peti jenazah akan diarak di sepanjang jalan ibukota demi memberi kesempatan sebanyak mungkin orang untuk menyampaikan penghormatan terakhir kepadanya.

sumber: AFP

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2013
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini