Gerakan Aceh Tanpa JIL Dideklarasikan di Aceh

Banda Aceh, 26/12 (Antaraaceh) -  Gerakan Aceh tanpa Jaringan Islam Liberal (JIL) dideklarasikan di Banda Aceh yang dihadiri ratusan mahasiswa, aktivis dan kalangan pesantren pada Rabu (25/12).
      
Deklarasi gerakan Aceh tanpa JIL itu dihadiri wakil ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Tgk H Faisal Ali, Ketua Majlis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Ustaz Muhammad Yusran Hadi, Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk Bulqani Tanjungan.
      
Safrianto, mahasiswa Unsyiah yang menjadi salah satu inisiator Gerakan Aceh Tanpa JIL, mengatakan dewasa ini JIL menjadi virus berbahaya dalam tubuh umat Islam yang harus diantisipasi sedini mungkin.
      
Maka kelahiran IndonesiaTanpa JIL merupakan salah satu terobosan paling penting bagi umat Islam di Indonesia, katanya menjelaskan.
      
Safrianto menambahkan, melihat realitas dan fenomena bahayanya pemikiran JIL, maka kemunculan sebuah gerakan masyarakat melawan JIL sesungguhnya telah menjadi sebuah kebutuhan yang mendesak sekali.
      
Karenanya, sebagai generasi muda ingin mengambil  satu posisi untuk bangkit melawan. "Sebagai generasi muda, kami punya semangat. Tapi kami membutuhkan dukungan dari segenap masyarakat. Kami butuh dukungan ulama, santri, mahasiswa, pemuda, birokrasi, akademisi, wartawan dan sebagainya," katanya.
       
Karena memang perlawanan terhadap JIL harus berjalan secara sistematis dan meliputi semua elemen masyarakat, ujarnya menambahkan.
       
Safrianto menjelaskan, lalu bagaimana kita akan melawan JIL tersebut?  "Kita akan melawan mereka dengan pemikiran,  tulisan. status-status kita di Facebook dan twitter. Melalui training-training,  penyadaran dan pencerahan, aksi-aksi," katanya menambahkan.
       
Setelah prosesi peluncuran Gerakan Aceh Tanpa JIL, maka dilanjutkan dengan diskusi Publik bertema ‘Mengungkap Bahaya Liberalisme di Aceh”. Diskusi mengundang pemateri dari Arimatea Aceh, Ust Tarmizi M. Daud, dan Akmal Sjafril (Ketua Litbang IndonesiaTanpaJIL ) dari Jakarta. (Azhari)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini