Gubernur Aceh : Salah Jalankan MoU Helsinki, Aceh Bisa Perang Lagi

Banda Aceh - Pemerintah Aceh sangat berhati-hati dalam menjalankan amanah MoU Helsinki. Hal itu dikatakan oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah, saat menyambut  delegasi masyarakat  Patani, Thailand dan Bangsamoro, Filipina, di Pendopo Gubernur, Rabu (18/12/2013).

Menurutnya, apabila satu butir saja MoU Helsinki salah, maka bisa salah semua. “Apabila ada poin dari MoU Helsinki salah dijalankan, maka Aceh bisa jadi akan perang lagi,” kata dia.

Dijelaskannya lagi, saat ini Pemerintah Aceh sedang berupaya untuk mengurus ketentuan eksplorasi Migas, Pertanahan, rekonsiliasi dan kompensasi bagi korban konflik dan eks kombatan. Di lain hal pihaknya mengaku juga akan melakukan penguatan organisasi masyarakat sipil, reformasi di kalangan institusi pemerintah, dan simbol serta bendera Aceh.

“Seperti Migas, saat ini kami sedang berupaya berembuk dengan pemerintah pusat mengenai pembagian hasil. Juga pertanahan, jika sebelumnya hal itu berada di bawah wewenang pusat, maka saat ini sedang kami upayakan untuk diatur oleh Pemerintah Aceh. Saya dan Wali Nanggroe selalu mencari solusi ke Jakarta,” ungkap Zaini. [005]


Sumber :  The Globe Journal 
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini