MAA: Pemuda Aceh agar Jaga Adat

Bireuen, 18/12 (Antara) - Ketua Mejelis Adat Aceh (MAA) Tgk H Badruzzaman SH MHum mengharapkan agar pemuda ikut melestarikan adat budaya yang kini mulai hilang akibat pengaruh globalisasi.
     
"Sebagian generasi muda di Aceh merasa kolot jika membincangkan adat, terlebih jika diajak melestarikan adat budaya Aceh. Untuk itu perlu upaya semua pihak untuk meningkatkan kesadaran generasi muda dalam menjaga adat dan budayanya," katanya di Bireuen, Rabu.
     
Ketika melantik BUpati Bireuen H Ruslan M Daud sebagai Ketua Majelis Pemangku Adat Kabupaten Bireuen, Badruzaman menyatakan, para pemuda merasa primitif jika menyebut adat.
     
Nilai-nilai adat Aceh, katanya, kini sudah banyak yang hilang, sehingga tidak diketahui dan dipahami generasi muda. 
     
"Menjadi tugas dari Majelis Adat untuk menggali kembali nilai-nilai itu lalu diperkenalkan kepada generasi berikutnya agar peradaban Aceh tetap lestari," tuturnya.
     
Badruzzaman melanjutkan, masalah adat di Aceh ada keterkaitannya dengan masalah agama. Bentuk-bentuk adat budaya di Aceh tidak terlepas dari nuansa Islami. Adat bagian dari sarana penting tegaknya agama.
    
"Seperti kenduri yang sering dilaksanakan masyarakat Aceh pada berbagai momen, itu juga sebagai motivasi bagi masyarakat dalam kaitan kehidupan spiritual, semua substansi adat Aceh pada dasarnya bernilai umum," ucap Badruzzaman.
     
Seirama dengan Badruzzaman, Ketua Majelis Pemangku Adat Kabupaten Bireuen H Ruslan M Daud mengarahkan pengurus MAA Kabupaten Bireuen untuk menggali kembali nilai-nilai adat Bireuen yang nyaris tenggelam untuk dilestarikan.
    
"Kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap melaksanakan adat daerahnya dalam momen tertentu, termasuk dengan melestarikan nama-nama warung yang kini lebih condong disebut sebagai café dan resto, ganti nama-nama itu dengan warung kopi atau keude kupi bernuansa Aceh," katanya.
     
Sementara pemangku adat Kabupaten Bireuen yang dilantik adalah H Ruslan M Daud (Bupati Bireuen), Ridwan Muhammad SE (Ketua DPRK Bireuen), Ir Mukhtar M.Si (Wakil Bupati) dan Ir Zulkifli Sp (Sekda Bireuen).
     
Usai dilantik sebagai Ketua Majelis Pemangku Adat Kabupaten Bireuen, H Ruslan M Daud melantik pengurus MAA Kabupaten Bireuen periode 2013-2018. Prosesi pelantikan itu dihadiri para pejabat Muspida Kabupaten Bireuen, tokoh masyarakat dan hadirin lainnya. (Murdeli)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini