PANGDAM: Situasi Aceh Kondusif

Banda Aceh, 4/12 (Antara) - Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Pandu Wibowo mengatakan situasi keamanan secara umum di Provinsi Aceh kondusif, meski pihaknya telah menurunkan beberapa bendera "bulan bintang" . 
     
"Situasi keamanan secara umum  konusif meski bebera bendera 'bulan bintang' kita turunkan," katanya di Banda Aceh, Rabu.
      
Hal tersebut disampaikan Pangdam Iskandar Muda terkait dengan perayaan Milad Gerakan Aceh Merdeka 4 Desember 2013 yang diperingati sejumlah daerah di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.
      
"Saya pikir, kalau sekedar memperingati Milad dengan kegiatan kenduri anak yatim dan menyantuni orang miskin, tidak ada masalah. Tapi jangan sampai macam-macam lah," kata Mayjen TNI Pandu Wibowo.
      
Pangdam mengatakan, sesuai pernyataan dan komitmen Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang menyebutkan bahwa pihaknya terus berupaya mendatangkan investor guna membangun ekonomi agar daerah ini lebih maju dimasa mendatang.
      
"Artinya, mari kita dukung program membangun ekonomi Aceh dengan mendatangkan investasi. Tapi saya mengajak elemen masyarakat agar tidak kontra dengan komitmen gubernur yang ingin mendatangkan investasi ke Aceh. Jadi, diperlukan situasi  lebih kondusif di Aceh sehingga investor tidak takut menanamkan investasinya," kata dia menambahkan.
      
Pangdam mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk berpikir membangun ekonomi agar lebih baik, sehingga cita-cita menyejahterakan rakyat di provinsi berpenduduk sekitar 5 juta jiwa itu didalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia bisa terwujud dimasa mendatang.
      
Sementara itu, kegiatan Milad GAM diperingati warga terutama mantan kombatan GAM di sejumlah daerah seperti di Bireuen juga dilakukan upacara doa bersama dan kenduri anak dan fakir miskin. 
     
Di Aceh Besar, ribuan warga larut dalam doa bersama rangkaian milad GAM di komplek Makam Tgk Chik Di Tiro, Merue. Komplek makam tersebut juga sebagai lokasi tempat dimakamkannya tokoh GAM Hasan Tiro.
      
Milad GAM di komplek pemakaman Tgk Chik Di Tiro antara lain dihadiri Gubernur Aceh Zaini Abdullah,  pemangku Wali Nanggroe Mallek Mahmud Al-Haytar, Wagub Muzakir Manaf dan Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah. (Azhari)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini