PEMERINTAH DORONG PENUNTASAN PDT DI ACEH

Meulaboh, 30/12 (Antara) - Pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pembangunan Daerah Tertingal terus berupaya menuntaskan Pembangunan Daerah Tertingal (PDT) di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.
    
"Kami menyelesaikan lebih dari 50 kabupaten di Indonesia sudah  tuntas daerah tertingal pada tahun ini dan tentunya kedepan pasti akan ada lagi daerah yang menjadi prioritas pembangunan termasuk Aceh," kata Mentri Pembangunan Daerah Tertingal Faisal Helmi di Meulaboh, Minggu.
    
Menteri PDT Faisal Helmi melakukan kunjungan kerja ke Meulaboh Kabupaten Aceh Barat sejak Sabtu (28/12) malam melakukan temu ramah dengan unsur muspida di aula setdakab menyerahkan sejumlah bantuan.
    
Menteri menyerahkan bantuan ke Aceh Barat berupa alat kesehatan sebesar Rp5 miliar untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh dan 20 traktor untuk kelompok tani serta dukungan dana lembaga masyarakat.
    
Menteri memberikan apresiasi kepada Bupati Aceh Barat H T Alaidinsyah yang dalam masa satu tahun kepemimpinannya diwilayah itu mampu menuntaskan pembangunan daerah tertingal dari 14,5 persen menjadi11,5 persen.
     
"Program yang dikucurkan pemerintah  pusat tentunya harus singkron dengan kepala daerah, saya menyampaikan apresiasi kepada bapak bupati Aceh Barat yang sudah berhasil melaksanakan program PDT," imbuhnya.
     
Sementara itu, Bupati Aceh Barat H T Alaidinsyah menambahkan, Aceh Barat masih memiliki angka kemiskinan sebesar 23,18 persen dan daerah itu termasuk dalam kategori daerah tertingal dari segi pembangunan.
    
"Karena itu kita disini tentunya sangat mengharapkan dan berkeinginan menjadi salah satu daerah binaan dan penerima manfaat dari sektor pembangunan yang direncanakan secara berkelanjutan,"katanya.
    
Alaidinsyah menjelaskan, 40,95 persen masyarakat Aceh Barat adalah petani mengelola perkebunan pribadi dan sebagian besar penduduk di wilayah tersebut bertempat tinggal di pedesaan.
    
Pada kesempatan tersebut Pemkab Aceh Barat meminta dialokasikan program pembinaan dan pembangunan dayah/ pasantren, pembangunan jembatan gantung pada wilayah tertingal seperti di Desa Sikundo, penyediaan alat-alat pertanian, irigasi sederhana untuk daerah teringal, peningkatan jalan non-status serta pembangunan dan pembinaan komoditas adat terpencil.
(Heru)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini