Pertumbuhan Perbankan Syariah Sumut Diatas Komvensional

Medan, 4/12 (Antara) -Pertumbuhan aset, dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan perbankan syariah di Sumatera Utara (Sumut) lebih tinggi dari bank konvensional.

        
"Pertumbuhan aset, DPK dan pembiayaan perbankan konvensional per September secara year on year tahun ini masing-masing sebesar 16,42 persen, 15,65 persen dan 17,33 persen,"kata Kepala Pengawasan Bank Wilayah 5 Bank Indonesia, Achmad Fauzi di Medan, Rabu.

        
Pertumbuhan aset yang sebesar 16,42 persen atau menjadi Rp9,58 triliun itu dipicu terus bertambahnya jumlah kantor bank syariah.

        
Meski sudah bertumbuh semakin baik tetapi tetap memerlukan dukungan dari masyarakat.

        
"Pemerintah dan BI terus mendukung bank syariah karena melihat potensi yang besar,"katanya.

        
BI bersama bank syariah di Sumut misalnya menggelar Gerakan Ekonomi Syariah (GRES) di Medan yang dimulai 20 November hingga 31 Desember 2013.

        
Dengan GRES, diharapkan, bukan hanya perbankan syariah yang bertumbuh tetapi juga sektor keuangan lainnya.

        
Regional Head Office I, Mandiri Syariah, Deden Durachman menyebutkan,minat nasabah bertransaksi di bank syariah memang semakin tinggi.

        
Namun, diakuinya memang perlu kerja keras termasuk mensosialisasikan layanan syariah itu.

        
"GRES memang diharapkan bukan saja sekadar bisa meningkatkan jumlah aset, DPK dan pembiayaan, tetapi bisa benar-benar menyadarkan masyarakat tentang sistem syariah yang lebih fair dan adil,"kata Deden yang menjadi Ketua Panitia Gres di Medan itu.
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini