SENIMAN TOLAK MUBES DEWAN KESENIAN BANDA ACEH

Oleh Muhammad Ifdhal

Banda Aceh, 20/12 (Antara) – Sejumlah seniman yang tergabung dalam seniman Taman Sari Banda Aceh menolak pelaksanaan musyawarah besar Dewan Kesenian Banda Aceh  (DKB) yang akan diselenggaran 21 Desember 2013.
    
“Kami menilai mubes yang akan digelar ini cacat hukum karena pelaksanaannya dilakukan oleh pengurus lama yang telah vakum selama lima tahun,” kata juru bicara Seniman Tanam Sari Herman RN di Banda Aceh, Jumat.
    
Dijelaskannya, pengurus DKB yang telah vakum lima tahun tersebut tidak memiliki legitimasi untuk menyelenggarakan musyawarah besar dan mengundang peserta mubes.
    
“Artinya, surat undangan peserta bukan dari kepanitian mubes melainkan dari kepengurusan yang ditanda tangani ketua non aktif,” katanya.
    
Komonitas seniman tersebut juga meragukan transparansi dan akuntabilitas terhadap kegiatan tersebut, karena undangan yang ditujukan juga tidak dilakukan secara demokratis terhadap seluruh seniman yang aktif di Banda Aceh.
    
Karena itu pihaknya telah mengirimkan petisi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mengambail alih musywarah tersebut dengan melaksanakan musyawarah luar biasa sehingga dapat diterima oleh seluruh seniman di ibu kota Provinsi Aceh itu.
    
“Kami juga menilai Pemko Banda Aceh kurang bijaksana dalam merespon petisi yang ditandatangani oleh puluhan perwakilan seniman Banda Aceh dari berbagai cabang kesenian,” katanya.
    
Puluhan seniman dari berbagai komonitas tersebut tidak akan mengakui kepengurusan baru yang terpilih dari hasil mubes dan akan memboikot berbgai kegiatan seni yang diselenggarakan Pemerintah Kota Banda Aceh.***2***
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini