Ulama Aceh Imbau Warga Tidak Merayakan Tahun Baru

Kompas.com/ Raja Umar Ketua MPU Aceh Abdul Rani Adian.     

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Ketua Majelis Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Abdul Rani Adian mengimbau warga untuk tidak merayakan malam Tahun Baru 2014, Selasa (31/12/2013) malam nanti. Karena menurutnya, perayaan tahun baru bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam yang berlaku di Aceh.
 
"Mari kita sambut tahun baru dengan biasa-biasa saja, karena dalam ajaran Islam yang disuruh rayakan itu tahun baru Hijriyah, bukan tahun baru Masehi," imbaunya, Selasa (31/12/2013).
 
Kepada Kompas.com, Abdul Rani mengatakan, MPU Aceh Barat sudah mengedarkan surat imbaun kepada warga untuk tidak merayakan malam tahun baru, karena perayaan tahun baru rawan terjadinya pelanggaran syariat Islam.
 
"Yang berpotensi melanggar syariat Islam antara lain kumpul-kumpul muda-mudi di pantai, di kafe itu sudah sangat serius dalam hal pelanggaran, termasuk meniup terompet dan membakar kembang api, karena itu tidak dianjurkan dalam agama," katanya.
 
Jika ada warga yang tetap merayakannya, Abdul Rani ajak menyambut tahun baru dengan bersyukur. "Mari bersyukur kepada Allah, dengan datangya tahun baru, artinya kita masih diberi umur panjang. Itu saja," katanya.

Penulis    : Kontributor Kompas TV, Raja Umar
Editor     : Farid Assifa
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini