Dua Cewek Diangkat Dari Pesta SS di Sabang

SABANG - Personil Polres Sabang menggerebek pesta sabu sabu (SS) pada salah satu kamar di penginapan jalan Diponegoro, Gampong Kota Ateuh, Jumat (3/1) dini hari. Hamba hukum sempat memergoki tiga orang--satu lelaki dan dua wanita--sedang asyik berpesta haram itu, namun hanya dua orang wanita yang berhasil dicokok sekaligus digelandang ke kantor polisi.

Belakangan terungkap jika kedua wanita itu hanya ‘turis lokal’ dari Meulaboh dan Banda Aceh yang ingin bermaksiat di Kota Sabang. Kedua kaum hawa itu adalah M (39) asal Meulaboh dan R (32) asal Banda Aceh.


Selaiin mengamankan dua tersangka, dalam penggerebekan itu, polisi juga berhasil menyita barang bukti antara lain, 1 botol air mineral, 1 kaca poling berisikan narkotika jenis sabu-sabu, plastik pembungkus sisa SS di pirek. Kepada polisi kedua tersangka mengakui hanya sebagai pemakai dan barang haram itu didapatinya dari seseorang.

Kapolres Sabang, AKBP Henny Sorta Lubis, Rabu (8/1 di ruang kerjanya mengakui jika pihaknya telah mengamankan dua orang wanita yang diduga sebagai pengguna narkoba jenis sabu-sabu. Kedua tersangka ditangkap Jumat (3/1) sekitar pukul 01.00 WIB.

Keberhasilan penangkapan kedua tersangka yang merupakan pendatang dari luar itu, setelah mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan di penginapan tersebut sering terjadi transaksi jual beli narkoba jenis sabu-sabu.

Berdasarkan laporan itu, sejumlah personil dari Satnarkoba melakukan pengintai di lokasi. Ternyata memang benar, ketika dilakukan penggeberekan ditemukan tiga orang sedang mengkonsumsi sabu-sabu. Namun dalam penggerebekan kala dinihari itu polisi hanya berhasil mengamankan dua orang cewek, sementara satu lainnya laki-laki berhasil melarikan diri.

Akibat perbuatannya itu, tersangka dapat diancam dengan pasal 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jo pasal 55 ayat 1 huruf 1 E KUHP ancaman hukumannya minimal 4 tahun penjara. “Kasus itu masih dalam pengembangan polisi. Barang bukti dan urine masih dalam uji laboratorium di Labfor Polri Medan,” katanya.

Terkait dengan penangkapan tersangka tersebut, Kapolres Sabang AKBP Henny Sorta Lubis, menilai pelaku narkoba di Sabang tergolong tinggi. Pelaku pada umunya pendatang dari luar daerah. Karenanya sehubungan dengan hal itu, pihaknya sangat berharap kepada masyarakat setempat  membantu polisi untuk ikut berpartisipasi aktif memberantas narkoba. “Tanpa peran masyarakat polisi sulit memberantas masalah narkoba tersebut,” katanya. (az)

Editor : hasyim

Sumber : Prohaba.co
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini