Ketua DPR Aceh: Lacak Hasil Migas, Kami Minta Pusat Bentuk Auditor Independen!


Firdaus Yusuf | The Globe JournalKetua DPR Aceh, Drs Hasbi Abdullah.


Banda Aceh— Provinsi Aceh terus mendorong Pemerintah Pusat untuk membentuk auditor independen guna mengaudit hasil minyak dan gas Bumi di Aceh.  Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Drs Hasbi Abdullah yang ditemui The Globe Journal di ruang kerjanya, Senin (13/1/2014).
Dikatakannya, pembentukan auditor independen menjadi sangat penting untuk mengetahui total produksi Migas di Aceh. Data itu pula jelasnya akan menjadi rujukan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat dalam menentukan mekanisme pembagian hasil Migas. (baca:Satu Ladang Saja, Produksi Gas Aceh Capai Rp. 2.167 Trilyun)
“Kita harus tahu terlebih dahulu total produksi ril berapa, baru setelah itu menentukan pembagian hasil 70-30. Kalau hasilnya cuma segenggam kan percuma juga.  Kita terus mendorong Pemerintah pusat untuk merealisasikan hal itu. Kita minta pusat terbuka dan mengizinkan terbentuknya auditor independen yang melibatkan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat,” ungkapnya.
Pada dasarnya Hasbi mengakui, upaya untuk melacak total produksi Migas di Aceh bukan perkara mudah. Untuk itu kata dia, pihaknya akan fokus terlebih dahulu untuk segera merealisasikan RPP Migas sesuai dengan Undang-Undang Pemerintahan (UUPA) 2006.
Dia berharap, Pemerintah Pusat masih konsisten dengan metoda pembagian hasil Migas sebesar 70 persen untuk Aceh dan 30 persen lainnya akan kembali ke kas negara. (baca:"Pembagian Hasil Migas di Zona ZEE Sebesar 70 Persen Mengalir ke Aceh"). [005]
sumber: theglobejournal.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini