Pohon Dipaku Poster Bisa Timbulkan Bencana

ilustrasi
BANDA ACEH - Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh mendesak Panwaslu membersihkan atribut kampanye calon anggota legislatif (caleg) yang dipaku di pepohonan. Pasalnya, pohon-pohon pelindung kota itu dikhawatirkan akan mati.

"Kami minta Panwas untuk segera membersihkan atribut-atribut kampanye di pohon. Kita sangat sayangkan kalau atribut-atribut itu masih menggerogoti pohon," kata Kepala Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh, Jalaluddin, kepada Okezone, Selasa (21/1/2014).

Sampai hari ini, berbagai poster caleg masih tertempel di pepohonan sejumlah sudut Kota Banda Aceh. Pohon-pohon dalam kota kini dirawat oleh Dinas Kebersihan. Mereka memperkirakan ada jutaan pohon di Banda Aceh dan sekira 7.000 di antaranya sudah digitalisasi.

Jalaluddin mengatakan, sekira 30 persen dari keseluruhan pohon di Kota Banda Aceh kini sudah tertancap paku dan tertempel poster kampanye kader partai politik bahkan satu pohon ada yang menempel lebih dari satu poster. 

"Kami melihat banyak sekali kelemahan (pengawasan) dari Panwas, karena sudah berminggu-minggu dan berbulan-bulan dibiarkan begitu saja tanpa ada penertiban," ujarnya.

Jalaluddin menyebut, pihaknya sudah menyurati Panwas agar membersihkan poster kampanye di pepohonan, dan menertibkan atribut kampanye yang dipasang sembarang sehingga mengganggu keindahan kota.

"Setelah kita surati memang ada penertiban di beberapa kawasan, tapi yang disayangkan kenapa tidak dilakukan secara intens," sebutnya.

Seharusnya, lanjut dia, Panwas bersama Satpol PP rutin melakukan operasi penertiban atribut partai demi terjaganya keindahan kota. Apalagi, di beberapa kawasan yang pernah ditertibkan, kini sudah mulai dipasang lagi atribut partai.

Untuk pembersihan atribut caleg di pepohonan, Jalaluddin meminta petugas jangan hanya menurunkan poster atau gambar caleg, tapi juga ikut mencabut paku-paku yang tertancap di batang pohon.

"Paku itu yang sangat membahayakan pohon, kalau pohon itu mati bukan hanya mengganggu keindahan kota tapi juga bisa menimbulkan bencana," katanya.
(tbn)
sumber :Okezone.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini