BUMD Didorong Terjun ke Bisnis Pengolahan Beras




Foto: Muchlis Gurdhum
Lhokseumawe, 1/2 (Atjeh Bisnis)- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Aceh Utara, dorong untuk terjun kedalam bisnis pengolahan beras hasil petani didaerah. Hal itu sebagai salah satu upaya memproteksi agar gabah asal Aceh, tidak dibawa keluar Aceh.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang anggota DPRK Aceh Utara H. Ismed Nur Aj Hasan, S.Sos, yang menyebutkan, bahwa sebagian besar wilayah Aceh Utara, merupakan daerah sentra pertanian padi. Hampir semua kecamatan di Aceh Utara memiliki lahan pertanian.

Namun pada prakteknya,  setiap masa panen raya. Banyak gabah asal Aceh pada umumnya dan Aceh Utara khususnya, sering dibawa keluar Aceh dengan daerah tujuan Sumatera Utara. Setelah diolah menjadi beras, kembali dipasarkan ke Aceh dengan kualitas bagus.

Mudahnya mendapatkan dan membawa gabah keluar Aceh, disebabkan tingginya harga tawar yang dilakukan oleh pedagang pengumpul dilapangan. Dengan tingginya harga tawar tersebut, petani lebih memilih menjual gabahnya dan dibawa ke luar Aceh.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui badan usahanya dan juga koperasi tani yang ada didaerah, didorong untuk terjun dalam bisnis pengolahan beras. Sehingga gabah petani dapat dibeli dengan harga mahal dan siap diolah menjadi beras yang berkualitas,” ujar Ismed.

Lanjut anggota dewan ini lagi, setelah barang yang sudah diolah dan menjadi barang jadi dengan  kualitas tinggi. Baru kemudian dipasarkan keluar daerah, dengan harga yang lebih tinggi. Dengan begitu, selain memberi dampak positif terhadap ekonomi daerah, juga sebagai upaya proteksi ketahanan pangan didaerah.

Namun, untuk mencapai tujuan dimaksud. Selain daripada mendorong BUMD dan koperasi tani untuk terjun kedalam bisnis agro industri, juga harus didukung oleh sarana mesin dan teknologi pengolahan yang lebih baik agar menghasilkan barang yang berkualitas, pungkas Ismed. (Muchlis)



Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini