PENGUSAHA TEMPE MENGELUH HARGA KEDELAI TINGGI

ilustrasi

Lhokseumawe, 15/4 (Atjeh Bisnis)- Mahalnya harga kedelai dipasaran, membuat pelaku usaha tempe dan tahu di Kota Lhokseumawe, mengeluh. Sedangkan  harga jual tempe dan tahu masih seperti biasa dipasarkan oleh pedagang.

Salah seorang pengusaha tempe dan tahu di Lhokseumawe Mulyadi, mengatakan, melonjaknya  harga kedelai dalam sebulan terakhir, berimbas langsung terhadap usaha tempe dan tahu. Karena biaya produksi yang tinggi dibandingkan sebelumnya.

Pengusaha itu menyebutkan, jika sebelumnya, harga kedelai yang dibeli oleh pengusaha tempe dan tahu langsung dari agen penyalurnya hanya Rp 7.900/ Kg, sekarang harga belinya Rp 8.400 / Kgnya. Kedelai dimaksud adalah jenis kedelai impor.

Karena umumnya, pengusaha tempe dan tahu menggunakan jenis kedelai impor sebagai bahan baku pembuatan tempe dan tahu. Dikarenakan kedelai lokal selain minim stoknya juga kualitasnya kurang bagus, jelas Mulyadi.

Seperti disebutkan olehnya, meski harga kedelai melonjak dari biasanya. Pembuat tempe dan tahu tidak menaikkan harga dan juga mengurangi ukuran.

“Ukuran dan harga tetap seperti sebelum terjadinya kenaikan harga kedelai. Hal ini untuk menjaga pasar dan langanan agar tidak berpaling ke produsen tahu dan tempe lainnya,” ungkap produsen tahu dan tempe di Lhokseumawe itu.

Bukan hanya kedelai saja yang mengalami lonjakan dalam sebulan terakhir, untuk kacang hijau sebagai bahan utama pembuatan tauge juga mengalami peningkatan. Harga kacang hijau saat ini mencapai 19.000 / Kgnya, jika sebelumnya hanya Rp 16.000/ Kgnya.


Produsen tahu dan tempe tersebut juga sangat mengharapkan kepada pemerintah daerah, agar untuk komoditi kacang kedelai diusahakan untuk dapat langsung dipasok melalui pelabuhan umum Krueng Geukuh, Aceh Utara. Karena selama ini, pengusaha tahu dan tempe di Lhokseumawe membeli langsung ke penyalur kedelai di Sumatera Utara.(Muchlis)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini