Indonesia Tampil di The Nordic World of Coffee Gothenburg 2015, Kopi Gayo Jadi Andalan

Pembukaan Paviliun Indonesia pada The Nordic World of Coffee Gothenburg, Swedia, Selasa (16/6/2015).
BRUSSEL, KOMPAS.com - Kehadiran Paviliun Indonesia  dalam The Nordic World of Coffee Gothenburg pada 16-18 Juni 2015, Selasa (16/6/2015) dibuka secara resmi oleh Faiz Achmad, Direktur Industri Minuman dan Tembakau (Mintem), Kementerian Perindustrian. Pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita bersama-sama dengan Bupati Bener Meriah, Bupati Aceh Tengah, Wakil KBRI Brussel, Assosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI) dan wakil Petani kopi.

Partisipasi Indonesia pada pameran ini merupakan yang terbesar untuk pameran komoditas tunggal yang menempati  bidang pameran seluas 85 meter persegi dengan  menampilkan 45 ragam kopi dari hasil seleksi terhadap 54 jenis kopi dari seluruh wilayah Indonesia. Atas dasar tersebut tema Pavilun ditetapkan "Remarkable Indonesia:  Home of World’s Finest Coffee".

Kementerian Perindustrian telah memfasilitasi pameran sejenis ini untuk yang ke dua kalinya pada tahun ini, di mana pada bulan April 2015 lalu Kementerian Perindustrian juga menfasilitasi pameran Kopi Spesial di Seattle, Amerika Serikat yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of American (SCAA).

Lebih lanjut dijelaskan oleh Direktur Mintem, dalam pameran kali ini ditampilkan produk kopi olahan dari 10 perusahaan industri Indonesia seperti kopi bubuk, kopi instan, permen kopi, biskuit kopi, produk kosmetika (kecantikan) berupa lulur dan cream berbahan kopi.

Siaran pers dari Atase Perindustrian KBRI Brussel kepada KompasTravel, Rabu (17/6/2015), menyebutkan tampilan Paviliun Indonesia pada The Nordic World of Coffee Gothenburg 2015 semarak oleh pakaian tradisional nusantara di antaranya Aceh, Minang, Palembang, Jawa dan Bali yang dikenakan peserta dan panitia pameran. Hal menarik dan menjadi pusat perhatian pengunjung dilakukan demonstrasi interaktif penyuguhan kopi secara tradisional yaitu kopi tarik dari Aceh Tengah dan Bener Meriah, Provinsi Aceh dan pembuatan minuman rasa daun kopi (kopi KAHWA) dari Sumatera Barat.

Di samping itu juga ditampilkan pembuatan kopi secara tetes dingin (cold drip coffee) dan cupping (uji rasa) 9 kopi terbaik oleh cupping tasterdunia dari Eropa selama tiga hari pelaksanaan pameran. Indonesia juga mengirimkan juara Latte Art, Iwan Setiawan dan Cup Taster, O’Neil Christopher untuk mengikuti kejuaraan dunia Latte Art dan Cup Taster dunia di The Nordic World of Coffee Gothenburg.

"Kegiatan ini dikoordinasikan oleh KBRI Brussel, KBRI Stockhlom dengan dukungan Kementerian Perindustrian, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan, Pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah serta AKSI, petani kopi dan perusahaan industri kopi," kata  Putu Juli Ardika, Atase Perindustrian KBRI Brussel. (*)

Editor     : I Made Asdhiana
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini