Kronologi 6 Pemuda Hina Ulama di Sawang, Aceh Utara 1 Orang Kritis Dibacok Warga

Lhoksukon - Nasib tragis menimpa Muhazir (27) salah seorang warga dusun Cot Rawatu Gampong Juroeng Kecamatan Sawang Aceh Utara yang babak belur dihajar masa karena menghina atau mengkafirkan masyarakat, Aparatur dan juga ulama.

Kejadian tersebut terjadi sekitar jam 20:00 Wib malam 24 Juni 2015. Abdul Azis selaku kepala Dusun Cot Rawatu Gampong Jurong kecamatan setempat kepada redaksi statusaceh.com menceritakan kronologis yang menyebabkan seorang pemuda digampong tersebut dibacok warga, asal mula kejadian, 6 orang pemuda gampong tersebut yang bernama Lukman, Sulaiman dan Mahazir (3 lagi belum ada indetitas) mengolok-olok masyarakat, bahkan mengeluarkan kata-kata yang biasanya membangkitkan kemarahan warga yaitu mengkafirkan masyarakat, aparatur gampong dan juga para ulama yang ada di Aceh.

Tiga pemuda tersebut tidak puas, akhirnya penghinaan selanjutnya di tujukan kepada 8 orang tim safari ramadhan yaitu santri dari Dayah Kuta Krueng Ulee Gle yang mengadakan beberapa acara di desa tersebut, sehingga mereka yang tiggl di bilik perkerangan Meunasah didatangi oleh pemuda yang tadi, beberapa kali mereka didatanginya, sehingga membuat kesabaran para santri habis karena telah mengkafirkan ulama, para santri pun melapor hal tersebut kepada para warga, akhirnya amarah warga tidak bisa dipendamkan dan warga pun mendatangi rumah yang sering mereka nongkrong, yaitu rumah seorang janda yang termasuk saudara dari pemuda tersebut.

Sampai disitu, pertengkaran mulut pun terjadi antara warga dan 3 pemuda yang tadi, tiba-tiba seorang dari pemuda tersebut masuk kedalam rumah dan dua lagi berjaga dipintu masuk rumah, tak disangka Muhazir yang masuk kedalam rumah tadi rupanya mengambil parang dan lansung menyerang warga, tapi warga yang diserang olehnya dapat mengelak dan melempari pemuda tersebut dengan batu, sehingga parang yang tadi inging membacok warga berhasil direbut, dan warga pun menglibas pemuda tersebut dibahu dan mulut hingga kritis.

Masih beruntung tidak dicingcang oleh warga karena amukan massa dan pembacokan tersebut dileraikan oleh pihak kepolisian. akhir cerita Abdul Azis

Sementara Kapolres Lhokseumawe, AKBP Anang Triarsono melalui Kapolsek Sawang, Iptu Bukhari Gam cut membenaran kejadian tersebut, dan korban lagi dirawat di Puskesmas, sementara parang sudah diamankan di Polsek"ungkapnya.

Laporan : Bustami
- statusaceh.com
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini