Rumah Kadis Pengairan Diteror, Polisi Selidiki Motif dan Jenis Granat

Banda Aceh - Pihak Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banda Aceh masih menyelidiki motif penggranatan rumah Kepala Dinas Pengairan Aceh, Syamsul Rizal. Rumah yang terletak di Jalan Teungku Tanoh Abee II, Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh itu masih dipasang garis polisi.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Zulkifli, mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari barang bukti. Untuk mengetahui motifnya, polisi terlebih dulu mengindentifikasi bukti dan data-data yang diperoleh dari hasil olah TKP.

"Motifnya masih kita selidiki. Korban juga belum kita mintai keterangan," kata Zulkifli kepada wartawan dilokasi, Jumat (19/6/2016).

Selain itu, polisi juga masih menyelidiki jumlah pelaku dan jenis granat yang digunakan. Aparat penegak hukum juga masih mendata saksi-saksi yang akan dimintai keterangan.

"Sekarang masih dalam penyelidikan, hasilnya belum kita dapat," jelasnya.

Rumah Syamsul yang terletak di Komplek BPTP di Jalan Teungku Tanoh Abee II, Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, digranat orang tak dikenal sekitar pukul 18.55 WIB. Saat itu, Syamsul sedang buka puasa bersama keluarga di rumahnya.

Warga sekitar mendengar satu kali suara ledakan keras menjelang azan magrib. Tidak ada korban jiwa akibat ledakan ini, namun dua mobil milik Syamsul mengalami retak dibagian kaca.(Agus Setyadi - Detik.com)


Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini