DANREM 011/LW Terima Kunjungan Ketua AJI Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, SH, menerima kehadiran Ketua Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Kota Lhokseumawe Masriadi Sambo, didampingi Ketua Jurnalis Pase Football Club (JPFC) Ayi Jufridar, juga seorang dosen Unimal, Kamis (14/1), pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Danrem 011.
 
Kehadiran Ketua Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Kota Lhokseumawe Masriadi Sambo, didampingi Ketua Jurnalis Pase Football Club (JPFC) Ayi Jufridar di Makorem 011/Lilawangsa, dalam rangka tatap muka dan silaturrahmi dengan Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, SH dan para Kepala Stafnya.
 
"Siapapun boleh datang kemari, silahkan saja, saya senang temen-teman para media telah meluangkan waktunya mau datang berkunjung kesini, di Korem 011/Lilawangsa" katanya.
 
Karena silaturrahmi, tambah Danrem 011, sebagai ajang komunikasi dan kekeluargaan serta dapat memberikan Ide atau masukan-masukan yang baik, sehingga kami TNI yang berada di jajaran Korem 011/Lilawangsa dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya disini, dengan harapan kerjasama para Media dan instansi lainnya. Pinta Danrem 011.
 
Begitu juga diharapkan kepada para teman-teman wartawan, peran para wartawan  sangatlah penting dalam  memberikan pemberitaan dan informasi serta menyajikan berita yang baik kepada masyarakat khususnya Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe dan Provinsi Aceh pada umumnya.
 
Namun, informasi tersebut, agar tetap menjaga bagaimana masyarakat tidak resah setelah menerima informasi maupun berita di media Cetak, Online dan Elektronik (Televisi), serta dapat mencerdaskan bangsa dangan berita yang berimbang, harap Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, SH.
 
Begitu juga kepada media ataupun wartawan,  Ketua Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Kota Lhokseumawe Masriadi Sambo, yang akrab disapa Dimas, mengingatkan  jangan terlalu mudah menuding seseorang dan bersembunyi dibalik dugaan, jika unsur dugaan yang dikedepankan dari pada fakta, maka dikhawatirkan  didalamnya tersirat unsur fitnah dan bisa mencemari nama baik orang lain. Pungkasnya.
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini