BNPB Pusat Janji Bantu Normalisasi Sungai di Aceh Utara 

ACEH UTARA - Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib yang akrab disapa Cek Mad menyatakan, salah satu penyabab banjir di Aceh Utara  akibat maraknya pembukaan hutan untuk perkebunan sawit dan sejumlah sungai yang sudah dangkal.

Hal tersebut diungkapkan saat jamuan makan malam bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, di Pendopo Bupati Aceh Utara.

Pemerintah Pusat kata Cek Mad, harus memberikan perhatian kbhusus kondisi Aceh Utara saat yang selalu terjadi musibah banjir saat hujan deras.

"Ini harus ada solusi secepatnya, Pemerintah Pusat harus membantu Aceh Utara untuk normalisasi dan pengerukan  sejumlah sungai yang sudah dangkal, karena ini yang menjadi salah satu penyebab banjir Aceh Utara," kata Cek Mad.

Cek Mad menyebutkan, setiap kali terjadi musibah Pemerintah Aceh merugi mencapai puluhan miliar. Ia mengaku anggaran Aceh Utara masih sangat terbatas untuk melakukan normalisassi sungai.

Sementara itu, Kepala BNPB Willem Rampangilei berjanji akan membantu Pemerintah Aceh Utara untuk normalisasi dan perbaikan sejumlah sungai yang mengakibatkan terjadi banjir di daerah tersebut.

"Kami berjanji akan membantu, menyampaikan kepada menteri terkait untuk menyelesaikan masalah banjir yang dialami oleh masyarakat Aceh Utara, termasuk evaluasi izin perusahaan perkebunan," kata Willem Rampangilei dihadapan Cek Mad.

Willem Rampangilei akan turun langsung ke lokasi yang sering terjadi banjir dan melihat langsung kondisi sungai yang sudah sangat memprihatinkan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala BPBA Aceh, Danrem, Wadanlanal, Dandim, Kapolres, Kajari dan para kepala SKPK lingkungan Aceh Utara.[]

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini