Cek Mad Minta Gubernur Zaini Evaluasi Izin PT. MPT 

Aceh Utara - Bupati Aceh Muhammad Thaib yang akrab disapa Cek Mad meminta gubernur Aceh mengavaluasi Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu-Hutan Tanam Industri (IUPHHK-HTI) PT Mandum Payah Tamita, pasalnya PT tersebut telah murasak hutan Aceh Utara hingga mengakibat banjir bandang.

"Gubernur Zaini Abdullah harus mengavaluasi izin PT. MPT yang beroperasi di wilayah cot girek, PT itu telah merusak hutan yang sangat parah, sehingga setiap terjadi banjir, gubernur harus konsisten melindungi hutan Aceh," kata Cek Mad.

Keberadaan PT. MPT ini kata Cek Mad, berdampak terhadap kerusakan lingkungan akibat pembukaan lahan yang baru untuk perkebunan sawit, sehingga menyebabkan terjadi banjir yang lebih besar.

"Bila hutan sudah mulai rusak maka bencana alam selalu terjadi. Kalau ini terus dibiyarkan, hutan Aceh akan gundul semuanya," ujar Cek Mad

Dampak lain yang dirasakan masyarakat kata Cek Mad, hilangnya harta dan benda serta mengancam  nyawa masyarakat bukan hanya yang tinggal disekitar wilayah itu, malah berdampak hingga ke kecamatan Matang Kuli dan sekitarnya, akibatkan kondisi hutan yang semakin rusak.

"Kalau hutan sudah semakin rusak parah, pasti ada korban jiwa dan kerugian harta, ini sudah terjadi setiap tahun, apa gubernur hanya diam saja melihat kondisi masyarakat yang dirasakan saat ini," ujar Cek Mad.[]

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini