Olimpiade Sains tingkat SMA sederajat se-Aceh

A Plus Creative Learning Center sebagai bimbingan belajar di Aceh berupaya meningkatkan semangat kompetisi dan mutu pendidikan melalui program rutin tahunan yaitu “Olimpiade Sains tingkat SMA sederajat se-Aceh” bidang Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi, Kebumian, Astronomi, dan Geografi.

Ketua panitia, Achmad Damanhuri, mengatakan bahwa babak penyisihan akan digelar pada 24 Januari 2016. Para peserta dari berbagai daerah akan datang dan bersaing. “Tujuh peserta dengan ranking tertinggi akan mendapatkan bimbingan intensif olimpiade selama 7 hari di A Plus CLC dan mengikuti babak final pada 8 Februari 2016,” jelasnya (21/01/2016)

Lebih lanjut Achmad menjelaskan, “Banyak sekali kita jumpai berbagai kegiatan serupa yang hanya dijadikan ajang untuk mencari juara tanpa ada feedback (umpan balik) kepada peserta berupa bimbingan untuk meng-upgrade kemampuannya agar berguna bagi dirinya di masa yang akan datang,” ungkap mahasiswa Pendidikan Matematika dan Teknik Sipil Unsyiah tersebut.

Pendaftaran sudah berlangsung sejak 10 s.d. 22 Januari 2016, baik via online www.aplus.web.id atau datang langsung ke A Plus CLC. Selain mendapatkan bimbingan intensif olimpiade selama 7 hari, pemenang juga akan mendapatkan piala bergilir A Plus beserta dana pembinaan dan bingkisan.

Setiap sekolah dengan pemenang terbanyak akan dinobatkan sebagai juara umum.

Lomba olimpiade ini dapat menjadi ajang uji coba kesiapan siswa/i untuk berkompetisi pada Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) mendatang serta mempersiapkan anak Aceh untuk bersaing di level nasional pada Olimpiase Sains Nasional (OSN).

A Plus Creative Learning Center baru saja mengadakan tahap penyisihan dalam program “Olimpiade Sains tingkat SMA sederajat se-Aceh” bidang Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi, Kebumian, Astronomi, dan Geografi.

Kini telah diperoleh sebanyak 14 orang peserta yang sedang di karantina sejak 3 februari 2016 lalu. Akan tetapi hanya Tujuh peserta dengan ranking tertinggi yang akan melaju ke babak final nantinya. Ketua panitia, Achmad Damanhuri, mengatakan bahwa babak final akan digelar pada 8 Februari 2016 mendatang.

Lebih lanjut Achmad menjelaskan, “peserta yang berhasil memasuki masa karantina benar-benar beruntung dalam segala hal, dari segi fasilitas, mulai dari ruangan full AC yang disusun senyaman mungkin, sampai dengan penyediaan makan yang sangat maksimal. Ditambah lagi dengan bekal ilmu yang mereka dapatkan.

Bagaimana tidak, mereka langsung dibimbing oleh dosen-dosen yang berpengalaman dibidangnya.,” ungkap laki-laki bertubuh tegap tersebut.

Masa bimbingan dilaksanakan selama enam hari terhitung mulai 2 s.d. 7 februari 2016, setiap siswa dikelompokkan berdasarkan bidang masing-masing.

Mereka dibimbing langsung oleh beberapa dosen professional yang didatangkan langsung oleh panitia dari Universitas Syiah Kuala. Dosen-dosen yang tidak diragukan lagi kemampuannya tersebut diantaranya seperti bapak Dr. Nazli, M.Si dan Safrizal, S.Si di bidang Kebumian, bapak Dr. Suhrawardi, S.Si,M.Sc di bidang Astronomi, bapak Dr. Zairin Thomy, M.Si di bidang Biologi, bapak Saiful Amri, S.Si, M. S.Si di bidang Matematika, ibu Ir. Susilawati, M. Si dan bapak Dr. Ibnu Khaldun, M. Si di bidang Kimia, dan ibu Nurlaili, S.Pd, M.Pd di bidang Geografi. Selain itu, para dosen tersebut juga turut dibantu oleh beberapa asisten yang merupakan tentor professional dari A Plus CLC.

Dengan adanya tahap bimbingan ini diharapkan dapat benar-benar mempersiapakkan siswa-siswa terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Aceh sampai ke nasional.
“Semoga dari kegiatan ini dapat memunculkan generasi Saintis Aceh yang akan menjadi Role model pendidikan insan muda Aceh,” harap Achmad. []




Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini