Polresta Banda Aceh Berhasil Selamatkan Bayi yang Dibuang di Irigasi Sawah

Tribratanews.com – Kepolisian Resor Kota Banda Aceh, melakukan penyelidikan atas kasus bayi berkelamin perempuan yang ditemukan di kawasan irigasi persawahan di Gampong Cot Hoho Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu ( 28/05/2016) sekira pukul 14.00 Wib.

Bayi yang diperkirakan berusia satu hari itu diduga dibuang karena hasil hubungan diluar nikah. Walau ditemukan dengan kondisi memburuk akibat kedinginan, beruntung bayi terselamatkan. Bayi itu, kini dirawat di Ruang ICCU, Rumah Sakit Harapan Bunda Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin SH mengatakan masih mencari orangtua bayi. Penyidik telah memintai keterangan sejumlah saksi, diantaranya warga serta Kepala Desa setempat.  “Tadi malam Nuriyah, yang tak lain nenek bayi ini sudah kita mintai keterangan. Termasuk kepala desa,” kata Kapolresta Banda Aceh, Minggu (29/05/2016).

Menurut Kapolresta, penemuan berawal dari kecurigaan Yunarti (40), warga Cot Hoho melihat Nuriyah (60) menenteng karung padi sambil menuju areal irigasi di desa tersebut. Di saat yang sama, Yunarti sayup- sayup mendengar suara tangisan bayi.

“Sambil mencari sumber suara, kecurigaan saksi ini mengarah pada karung yang dibawa Nuriyah. Karena curiga saksi kemudian mengikuti Nenek Nuriyah,” ungkap Kapolresta.

banda2

Saat itu, Yunarti yang telah yakin bahwa karung berisi bayi, sempat melarang Nuriyah yang hendak membuang bayi. Namun larangan itu tidak digubris Nuriyah. Nuriyah tetap membuang karung berisi bayi malang tersebut dan pergi meninggalkan lokasi.

“Karena tidak berani mengambil karung yang dibuang Nuriyah,  saksi ini memanggil Nek Pon (58) warga setempat untuk mengambil karung,” ujar Kombes Pol T Saladin.

Kecurigaan saksi terbukti karena setelah mengambil karung, Yunarti dan Nek Pon menemukan karung berisi bayi. ”Bayi sempat dirawat di Puskesmas Blang Bintang, namun karena kondisi kesehatan lemah akhinya dirujuk ke RS Harapan Bunda,” katanya.

Lebih lanjut Kombes Pol T Saladin SH mengungkapkan, hingga kini kepolisian masih mencari keberadaan ibu kandung bayi yang lari setelah kejadian ini diketahui warga. Diduga pelaku tega membuang bayi karena hasil hubungan di luar nikah.

“Jadi terduga CR, 41 tahun yang diduga adalah ibu bayi ini, lari setelah kejadian ini diketahui warga. Hasil penyelidikan awal bayi dibuang karena CR yang belum bersuami, takut hubungannya dengan pria yang telah beristri terbongkar,” demikian kata Kombes Pol T Saladin. (Ter/Di)

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini