Legitnya Bulukat Kuah Tuhe, Kolak Pisang Khas Aceh

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika sedang "berburu" takjil di Pasar Benhil, Anda pasti melihat gerai kolak aceh di bagian depan. Inilah Bulukat Kuah Tuhe, kolak pisang khas Aceh yang legit dan nikmat.
Bulukat adalah sebutan warga Aceh untuk beras ketan yang sudah dimasak. Tiap Ramadan, bulukat menjadi takjil favorit warga Serambi Mekah. Olahan bulukat dicampur dengan kuah yang terbuat dari santan, potongan pisang, potongan nangka, gula, serta daun pandan.
Inilah bulukat kuah tuhe, kolak pisang khas Aceh. Tak perlu jauh-jauh ke provinsi tersebut untuk mencicipi takjil nikmat satu ini. Datang saja ke Pasar Benhil di Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
Di bagian depan pasar, terdapat gerai penjual bulukat kuah tuhe. Ini adalah tahun pertama bagi Rika, penjual kolak aceh, berjualan di Pasar Benhil.
"Di dalamnya ada pisang, ketan, ada nangkanya juga," tutur Rika kepada KompasTravel, Kamis (9/6/2016).
Bulukat disiram kuah tuhe yang terbuat dari pisang khusus (sejenis pisang raja), nangka, daun pandan, gula putih, serta sedikit garam. Menu ini populer di kalangan warga Aceh, karena cara membuatnya pun mudah.
Perbedaan bulukat kuah tuhe dengan kolak pada umumnya adalah kuah yang cenderung cair dan rasa yang lebih gurih. Bulukat kuah tuhejuga tidak menggunakan gula merah atau gula aren, sehingga berwarna putih pucat.
KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI
Penjual kolak aceh di Pasar Benhil, Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Pasar ini selalu ramai oleh para "pemburu" takjil saat Ramadan tiba.
KompasTravel pun membeli satu porsi kolak aceh yang dijual Rika. Dengan harga Rp 15.000, porsi yang disajikan cukup banyak. Rika menggunakan mangkuk berbahan plastik sehingga praktis untuk langsung disantap atau dibawa pulang.
Rasanya gurih, legit, sekaligus unik. Di daerah asalnya, bulukat kuah tuhe juga menjadi hidangan yang biasa disajikan saat Maulid Nabi Muhammad SAW.
Selain kolak aceh, Anda juga bisa "berburu" aneka takjil lainnya di Pasar Benhil. Mulai dari es buah, es blewah, es pisang ijo, gorengan, aneka kue, sampai cendol durian dan sosis bakar. Selama Ramadan, pasar ini buka sejak pukul 14.00 WIB sampai sekitar pukul 20.00 WIB.
Penulis: Sri Anindiati Nursastri
Editor: I Made Asdhiana
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini