Singkil gelar festifal budaya kepulauan banyak

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bekerjasama dengan KNPI menggelar Festival Budaya Kepulauan Banyak pada 24-25 Juli 2016 dalam rangka memperkenalkan daerah itu sebagai tujuan wisata.

Ketua Panitia Festival Budaya Aceh Singkil Irfan Musliansyah kepada wartawan di Singkil, Rabu menyatakan, berbagai persiapan sudah dilakukan, sehingga diharapkan festival yang akan dibuka Gubernur Aceh Zaini Abdullah berjalan lancar.

"Baru saja kami menggelar rapat persiapan akhir guna pemantapan dan lebih terorganisirnya apa-apa yang diperlukan dalam even kegiatan, seperti meminimalisir kendala-kendala yang menghambat jalannya acara festival, demi keamanan dan kenyamanan pengunjung," ujarnya.

Pada kegiatan itu juga akan diadakan acara pelatihan paket tour berbasis informasi dan telekomunikasi, lomba memancing tradisional di Kepulauan Banyak yang mendunia itu pada Minggu (24/7), kata Irfan yang juga turut didampingi Erwan Sekertaris Panitia tersebut.

Erwan menambahkan, dalam festival budaya itu akan menampilkan tarian adat kenamaan Aceh Singkil yakni, tari pedang, terandai, gelombang 12 (tsunami), tari pinang dan tari adat lainnya hingga malamnya.

Kemudian, lanjut Erwan, lomba memancing yang titik lokasinya seputaran Kepulauan Banyak yang ditentukan oleh pihak panitia dengan kategori pemenang nantinya  tergantung dengan berat ikan dan bobotnya.

Para pemancing juga boleh menggunakan boat dan sampan yang telah disediakan oleh panitia.

Kegiatan itu terselenggara atas kerjasama DPD KNPI Aceh bersama dengan Dinas Kebudayaan Pariwisata Aceh, Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil dan DPD KNPI Aceh Singkil.

Di samping itu, tambah Erwan, kegiatan ini dilaksanakan upaya untuk dijadikan even ajang mengeksplorasi budaya dan adat setempat sekaligus media promosi potensi wisata Pulau Banyak.

"Kami berharap semua pihak mendukung untuk menyukseskan acara yang mengeksplorasi atau menggelorakan semangat kepariwisataan Aceh Singkil, sehingga nantinya daerah ini tidak hanya bisa dinikmati masyarakat mancanegara saja, tapi juga masyarakat lokal baik itu kawasan Aceh, maupun nusantara," ujar Erwan.(ANTARA)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini