Gubernur: Masyarakat Punya Peran Pertahankan Kedaulatan Bangsa


Banda Aceh – Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah mengatakan peran masyarakat sangat penting dalam kegiatan bela negara guna mempertahankan kedaulatan bangsa. Masyarakat Aceh dituntut terlibat menjaga keamanan negara dari ancaman luar mengingat letak geografis Aceh yang dekat dengan dunia internasional.
“Tanpa partisipasi masyarakat, tentunya negara tidak mampu membendung berbagai ancaman baik militer maupun non-militer,” kata Zaini Abdullah dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan, MM saat membuka Rapat Koordinasi Tentang Penyelenggaraan Pertahanan Negara dan Penataan Wilayah Pertahanan di Daerah Provinsi Aceh di Gedung Serbaguna, Kamis, (22/9)  
Zaini Abdullah mengatakan, meskipun urusan  Pertahanan  dan Keamanan merupakan kewenangan absolut yang dimiliki Pemerintah  Pusat.  Tapi  dalam  penyelenggaraannya, Pemerintah  Pusat  dapat  melimpahkan  kewenangan  tersebut kepada instansi  vertikal  yang  ada  di  daerah,  atau  kepada Gubernur  selaku  wakil  Pemerintah  Pusat  berdasarkan  asas dekonsentrasi.
Dengan  adanya  pelimpahan  tersebut kata Zaini, maka  dapat dipastikan bahwa    Pemerintah  di  tingkat  provinsi  juga  harus memiliki  tanggungjawab dalam memperkuat program pertahanan  dan  keamanan  bangsa.
"Segala  hal  yang  berpotensi  mengganggu  pertahanan  dan keamanan  negara  harus  kita  atasi  agar  tidak  memunculkan kekisruhan  yang  berdampak  secara  nasional," ujar Zaini. 
Zaini menjelaskan, ancaman terhadap pertahanan negara bukan hanya berasal dari kekuatan militer, tapu juga ancaman non-militer  yang bersifat multidimensi juga dapat  menjadi  pintu  masuk  bagi  hadirnya  gangguan yang cukup serius bagi kedaulatan NKRI seperti pengaruh globalisasi, radikalisme, penyelundupan manusia, narkoba dan Imigrasi.
"Saya  percaya    masyarakat  Aceh sangat  peduli  dengan  kondisi  bangsa  ini,  dan  siap  berjuang untuk  mempertahankan  kedaulatan  NKRI," ujar Zaini. 
Zaini Abdullah berharap rakor  ini  dapat  memberi  inspirasi  kepada  kita semua  tentang langkah  yang  dapat  dilakukan  untuk  memperkuat  kesatuan dan  persatuan  bangsa,  sehingga  perdamaian  dan pembangunan  di  negara berjalan  dengan  baik.
Sementara itu,  Kepala Kantor Pertahanan untuk Provinsi Aceh, Brigjen TNI Adi Sudaryanto mengatakan, fungsi pertahanan negara adalah untuk mewujudkan dan mempertahankan seluruh wilayah NKRI sebagai satu kesatuan pertahanan yang mampu melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah serta keselamatan segenab bangsa dari setiap ancaman, baik yang datang dari luar maupun dalam negeri.
"Strategi pertahanan negara merumuskan tujuan, sasaran strategis, cara mencapai sasaran dan sumber daya pertahanan yang digunakan dalam rangka mewujudkan kekuatab dan kemampuan pertahanan negara yabg tangguh, efektif dan berdaya tangkal tinggi," kata Adi Sudaryanto

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini