Pastikan Daging Sehat dan Layak Konsumsi, Puluhan Panitia Qurban diberikan Penyuluhan



Banda Aceh - Puluhan panitia qurban Idul Adha dari Gampong-gampong di Banda Aceh dan Aceh Besar mengikuti pelatihan monitoring dan pemeriksaan hewan qurban di Aula Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Provinsi Aceh, Sabtu (3/9/2016). Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Himpunan Mahasiswa Pecinta Hewan Besar dan Ruminansia (Himpharsia) Unsyiah dengan Perhimpunan Doker Hewan Indonesia (PDHI).

Ketua panitia acara dari Himpharsia Unsyiah, Sayidul Akram mengatakan pihaknya mengundang 24 panitia qurban dari Gampong-gampong yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar agar mereka mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan melakukan pemeriksaan hewan qurban, baik dari sisi teknis kesehatan masyarakat maupun dari sisi kehalalan produk daging yang dihasilkan.
"Kita ingin masyarakat lebih mengerti cara memeriksa, memilih hewan qurban yang baik dan sehat. Tentunya kita juga berharap mereka akan mensosialisasikan juga ke warga Gampong," harap Sayidul Akram.

Sebagai pemateri, panitia menghadirkan unsur PDHI, yakni drh Mustafa Merdu yang mengulas materi 'Kesejahteraan Hewan' dan drh Ismail MSi. Kemudian tampil juga dr drh Nurliana dari Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah.

Pada kegiatan ini, selain memberikan materi pengetahuan tentang kesehatan hewan qurban, panitia juga membuka sesi diskusi dimana para panitia qurban yang jadi peserta diberi kesempatan bertanya dan menyampaikan kendala-kendala dilapangan saat proses penyembelihan hewan qurban di gampong masing-masing. Banyak hal yang didiskusikan untuk kemudian dicarikan solusi, seperti fenomena panitia mendapatkan hewan qurban betina yang masih produktif. Sebagaimana diketahui, hewan qurban betina produktif dilarang untuk disembelih dan ini tertuang dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009.

Selain itu, pada kegiatan ini juga dibahas ciri-ciri seekor hewan qurban merupakan hewan yang sehat dan layak dagingnya dikonsumsi serta juga dibahas tentang proses penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam.

Apresiasi dari PDHI Aceh
Sementara itu, PDHI Aceh mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Ketua PDHI Cabang Aceh, drh Zulyazaini Yahya mengagakan pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut.

Katanya, PDHI senagai wadah organisasi dari para dokter hewan sangat mendukung apa yang telah dilakukan oleh Himpharsia untuk memastikan hewan qurban benar-benar bebas dari penyakit yang membahayakan kesehatan manusia  saat mengkonsumsinya.
"Kegiatan ini sangat penting, para panitia qurban ini nantinya akan mendapatkan pengetahuan lebih tentang kesehatan hewan qurban. Dengan pengetahuan yang dimiliki tentunya mereka dapat menghadirkan daging qurban yang sehat untuk dikonsumsi warganya," ujar Ketua PDHI Aceh yang baru terpilih pada Musacb PDHI ke VI di Aceh Tengah beberapa waktu yang lalu.

Zulzaini Yahya juga memastikan, pada Idul Adha nanti pihaknya juga akan membentuk tim yang akan turun ke gampong-gampong untuk memonitoring dan memeriksa hewan qurban dan proses penyembelihannya.

"Saya baru terpilih pada Muscab PDHI di Aceh Tengah beberepa waktu lalu dan belum dilantik, tapi Saya sudah mulai bekerja dan menyiapkan program-program PDHI seperti program monitoring hewan qurban," ungkapnya.

Selain itu, sebagai organisasi profesi, dirinya juga mengaku akan terus mendorong peningkatan kualitas anggotanya.
"Sebagai organisasi profesi, kita juga akan terus mengupgrade kemampuan anggota kita agar organisasi ini dapat bermanfaat dan berkontribusi nyata bagi masyarakat," tutupnya.
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

Tentang Kami | Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2017. Acehinfo.com - Berita Aceh Terkini