Kepala BNNP Aceh Hadiri Pelantikan DPW ARTIPENA Provinsi Aceh


Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH yang didampingi oleh Kasi Pencegahan BNNP Aceh Masduki SH MH besrta staf menghadiri acara Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahguna Narkoba Wilayah Provinsi Aceh Masa Bakti 2019 - 2021 dan Kuliah Umum dengan Tema Pemuda dan Masa Depan yang Bersih dari Penyalahgunaan Narkoba.

Pelantikan ini diselenggarakan oleh ARTIPENA Pusat bekerjasama dengan ARTIPENA Aceh, yang berlangsung di Auditorium Lantai 3 FKIP Unsyiah, Banda Aceh. Senin, (1/4/2019).

Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPP ARTIPENA yang diwakili oleh Ketua Harian Ir. Zainal Arifin, MT, Ketua DPP ARTIPENA Bidang Organisasi DR. Suyanto, SE, MM, M.Ak, CA., Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal AN MH, Rektor Unsyiah, Rektor UIN, serta beberapa Rektor dan Kepala Perguruan Tinggi di Provinsi Aceh baik negeri maupun swasta, Kadispora Aceh, Ditresnarkoba Polda Aceh, Perwakilan Kodam Iskandar Muda, Para pengurus ARTIPENA Aceh, Para Tamu Undangan dan Para Mahasiswa Unsyiah dengan jumlah seluruhnya 500 orang.

Pembacaan Keputusan Pengurus Pusat ARTIPENA tentang Pengukuhan Susunan Dewan Pengurus Wilayah ARTIPENA Provinsi Aceh oleh DR. Suyanto dan Pelantikan Pengurus baru untuk periode pertama ini dilantik oleh Ir. Zainal Arifin, MT.

Ketua Umum DPW ARTIPENA Aceh Prof. Dr. Syamsul Rizal, M.Eng., dalam sambutannya mengatakan, jaringan jaringan pengedar narkoba saat ini sudah sangat mengerikan, dimana sudah sampai ke pelosok-pelosok daerah. Ia juga menjelaskan bahwa tantangan kedepan adalah, ketika Indonesia akan menghadapi Bonus Demografi dimana, masyarakat yang usia produktif lebih banyak dari jumlah masyarakat non produktif yang harus diperhatikan agar tidak terjadi Penyalahgunaan Narkoba.

"Saya mengajak kepada seluruh Universitas dan PT di Aceh untuk tidak dekat dengan narkoba" ajaknya.

Selanjutnya sambutan dari Ketua harian ARTIPENA Ir. Zainal Arifin, MM dalam sambutannya menyampaikan kita harus siap menghadapi permasalahan narkoba yang saat ini sudah didepan mata. Dalam hal ini, ARTIPENA telah berhasil mengukuhkan 14 DPW se Indonesia, dengan harapan dapat membantu dalam upaya P4GN di seluruh Indonesia melalui Universitas dan Perguruan Tinggi.

"Persoalan narkoba di Indonesia saat ini sudah seperti Tsunami Sosial, maka dari itu kita harus siap menghadapinya" imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH, juga turut diminta untuk menyampaikan sambutan, dimana Jenderal Bintang Satu ini dengan penuh semangat mengajak kita harus teriakkan perang lawan narkoba, sudah sangat banyak yang menjadi korban.

"Kalo ini terus dibiarkan, maka kita akan kehilangan generasi kita" tegas Brigjen Faisal dengan nada keras.

Dihadapan peserta yang hadir, Faisal juga mengajak, khususnya Mahasiswa untuk menjauhi diri dari Penyalahgunaan Narkoba.

"Kita semua harus bisa menjadi relawan anti narkoba dan tangkap kalau pengedar narkoba itu masuk kampus, serahkan ke BNN tau Polisi" imbuhnya.

Menurut Faisal, Narkoba sangat merusak generasi muda, maka dari itu adik adik mahasiswa jangan sampai terjerumus kedalam buruknya narkoba. Kalian adalah bagian dar generasi yang diharapkan dalam Bonus Demographi di tahun 2030 yang akan datang.

"Kalian adalah harapan bangsa, penerus kepemimpinan bangsa ini" ungkapnya.

Saya juga mengajak kepada seluruh pengurus ARTIPENA Aceh, ayo kita bersama sama saling mendukung memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Aceh ini. Akan selalu ada pihak-pihak yang tidak senang dan menghalangi upaya kita ini.

Ia juga mengatakan bahwa BNN, TNI, Polri dan Bea Cukai terus berjuang untuk menyelamatkan Aceh dan Generasinya dari Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Jangan dihalang-halangi upaya baik ini.

"Jangan sampai usaha kita ini sia-sia, karena ada pihak-pihak yang menghalangi" tegas Brigjen Pol. Faisal.

Selanjutnya dilanjutkan dengan Kuliah Umum yang diberikan oleh DR. Suyanto selaku Ketua Bidang Organisasi ARTIPENA Pusat, yang dalam kuliah umum nya yang berjudul "Pemuda dan Masa Depan yang Bersih dari Penyalahgunaan Narkoba",  ia mengajak kepada seluruh mahasiswa agar terus belajar dan berprestasi dengan tanpa narkoba.

Suyanto melanjutkan, dimulai tahun 2019 ini dan seterusnya kita akan menghadapi Bonus Demografi dan kalian semua adalah bagiannya. Jangan sampai adik-adik terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

"Kalian adalah generasi penerus kepemimpinan bangsa ini, kalian tidak boleh terkontaminasi penyalahguna narkoba" imbuhnya.

#stopnarkoba
#humasbnnpaceh
Share on Google Plus

Tentang Kami | Pedoman Media Siber Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2019. Aceh Info