Pemindahan Kantor Pemerintahan Aceh Utara ke Ibukota dinilai Lamban


Lhoksukon | Acehinfo.com -    Tokoh muda Aceh Utara, Tgk Samsul Bahri, SHI menilai pemindahan kantor Pemerintahan Kabupaten Aceh Utara  berjalan lamban. 

Hal itu menjadi salah satu permasalahan latar belakang pembangunan Aceh Utara tertinggal karena pusat pemerintahan di Lhoksukon tidak dimaksimalkan.


Dalam rencana kerja (Renja) pembangunan Aceh Utara tahun 2020 ada 11 item, namun persoalan yang paling penting yang belum terlaksana hingga sekarang yaitu masalah pemindahan kantor pemerintahan Aceh Utara.


"Kami mendorong program itu terlaksana dengan memindahkan pusat pemerintahan Aceh Utara ke ibukota Lhoksukon karena sudah menjadi program prioritas pembangunan tahun 2020," demikian dikatakan ketua yayasan Darul istiqamah Al aziziyah sampoinit,  kepada Acehinfo, Kamis (13/6).


Selain itu, Tgk Samsul juga mengharapkan kepada seluruh anggota dpr yang masih menjabat sekarang untuk lebih memprirotaskan pembangunan infrstruktur pembangunan ibukota di Lhoksukon.


Kemudian, Tgk Samsul mengharapkan pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) periode 2019-2024 harus dilaksanakan di kantor baru di Landeng, atau di GOR Lhoksukon.


"Kalau ketiganya terwujud Insya Allah Aceh Utara sejahtera akan kita rasakan," demikian Tgk Samsul.
Share on Google Plus

Tentang Kami | Pedoman Media Siber Privacy Policy | TOS | Disclaimer | Site Map | Advertise | Copyright © 2019. Aceh Info