www.acehtourism.com
Home Profil Menuju NAD Jadwal Transportasi Imigrasi Gallery Kontak Buku Tamu
Select Language
   
Kota & Kabupaten
Kota Banda Aceh
Kota Sabang
Aceh Besar
Pidie
Aceh Jeumpa
Aceh Utara
Kota Lhokseumawe
Aceh Timur
Kota Langsa
Aceh Tamiang
Bener Meriah
Aceh Tengah
Gayo Lues
Aceh Tenggara
Aceh Jaya
Aceh Barat
Nagan Raya
Aceh Barat Daya
Aceh Selatan
Simeulue
Aceh Singkil
 
   
  Best viewed with:
  » Internet Explorer 5+
» 1024 x 768 Resolution
» Java Script Enabled
 
 
 
» MENUJU NAD

Ada tiga sarana transportasi yang dapat digunakan menuju kota ini. Sarana transportasi itu adalah transportasi darat, laut, dan udara. Perbedaan dari ketiga sarana transportasi itu hanya pada waktu tempuh yang dipergunakan dan kenyamanan yang kita inginkan.

:: Transportasi Darat ::

Kota Banda Aceh dihubungkan jalan dengan kondisi yang baik menuju ke kota Medan (Sumatra Utara). Ada tiga jalur menuju kota Medan, yaitu jalur barat, jalur timur, dan jalur tengah. Jalur barat meliputi rute Banda Aceh, Meulaboh, Tapaktuan, Subulussalam dan Medan. Adapun jalur timur meliputi Banda Aceh, Sigli, Bireun, Lhokseumawe, Langsa, Kuala Simpang, dan Medan, sedang jalur tengah meliputi Banda Aceh, Sigli, Bireun, Takengon, Blang Keujeren, Kutacane, dan Medan. Terminal di Medan yang melayani perjalanan ke Banda Aceh adalah terminal Pinang Baris, sedangkan terminal di Banda Aceh yang melayani perjalanan ke Medan adalah terminal Setuy di jalan Teuku Umar. Sarana transportasi dari Banda Aceh ke Medan ini menggunakan bus dan minibus. Setiap hari, baik malam hari atau siang hari, dari Medan menuju Banda Aceh tersedia sarana bus dan minibus. Waktu tempuh dari Medan menuju Banda Aceh berkisar antara 8-10 jam perjalanan. Ada pilihan antara bus yang ber AC/toilet atau tidak. Selain itu ada pula bis yang dijalankan nonstop, cepat terbatas (Patas) dan biasa. Kalau memakai minibus atau disebut pula taxi biasanya dapat diantar sampai ke tempat tujuan, dengan jumlah tempat duduk 8 orang. Apabila menggunakan barat, jalur timur, dan jalur tengah. Jalur barat meliputi rute Banda Aceh, Meulaboh, Tapaktuan, Subulussalam dan Medan. Adapun jalur timur meliputi Banda Aceh, Sigli, Bireun, Lhokseumawe, Langsa, Kuala Simpang, dan Medan, sedang jalur tengah meliputi Banda Aceh, Sigli, Bireun, Takengon, Blang Keujeren, Kutacane, dan Medan. Terminal di Medan yang melayani perjalanan ke Banda Aceh adalah terminal Pinang Baris, sedangkan terminal di Banda Aceh yang melayani perjalanan ke Medan adalah terminal Setuy di jalan Teuku Umar. Sarana transportasi dari Banda Aceh ke Medan ini menggunakan bus dan minibus. Setiap hari, baik malam hari atau siang hari, dari Medan menuju Banda Aceh tersedia sarana bus dan minibus. Waktu tempuh dari Medan menuju Banda Aceh berkisar antara 8-10 jam perjalanan. Ada pilihan antara bus yang ber AC/toilet atau tidak. Selain itu ada pula bis yang dijalankan nonstop, cepat terbatas (Patas) dan biasa. Kalau memakai minibus atau disebut pula taxi biasanya dapat diantar sampai ke tempat tujuan, dengan jumlah tempat duduk 8 orang. Apabila menggunakan bus/minibus, pada kota-kota tertentu kendaraan ini akan berhenti untuk makan siang atau istirahat. Selain pemandangan yang indah selama perjalanan, kita dapat juga merasakan masakan khas Aceh apabila bus/minibus berhenti pada kota-kota tertentu yang disinggahi. Kotakota yang cukup sering disinggahi adalah Matang yang terkenal dengan satenya, Blang Bladeh, Bireun yang terkenal dengan keripiknya, Saree yang terkenal dengan tapenya.
Di dalam kota Banda Aceh sendiri tersedia beberapa sarana transportasi yang dapat digunakan untuk bepergian ke beberapa tempat, yaitu taksi, labilabl, atau becak mesin. Khusus untuk taksi, apabila kita menggunakannya dapat dilayani dengan antar-jemput. Labi-labi ini biasanya mempunyai trayek tertentu dan beroperasi mulai dari pukul 05.30-19.00 WIB. Terminal labi-labi ini terdapat di kawasan jalan Tentara Pelajar (Merduati) yang disebut sebagai terminal Kampung Keudah. Becak mesin biasa melayani mereka yang bepergian dengan jarak dekat. Biasanya penumpang dan pengemudi becak mesin lebih dulu melakukan tawarmenawar ongkos sebelum pergi ke suatu tempat yang diinginkan oleh penumpang. Waktu beroperasi becak mesin ini tidak ada batasan waktu.

 

 
Pendopo Gubernur

Pendopo Gubernur

Bangunan yang disebut sebagai Pendopo Gubernur sekarang sejatinya merupakan salah satu jejak kolonialisme Belanda di Banda Aceh. Letaknya di ujung jalan Sultan Alaidin Mansursyah Banda Aceh. Pendopo ini sekarang menjadi tempat kediaman Gubernur Aceh.
Bangunan yang didirikan pada tahun 1880 ini dinilai memiliki nilai historis-arkeologis yang cukup tinggi sehingga dianggap layak untuk menyandang status sebagai bangunan cagar budaya, yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai objek wisata sejarah dan budaya di kota Banda Aceh.

 
Rumoh Aceh

Rumoh Aceh

Pemerintah Belanda pada tahun 1914 membangun Rumoh Atjeh (Rumah Aceh). Adapun fungsi Rumoh Atjeh tersebut adalah tempat pameran barang-barang yang berasal dari Aceh dalam Pameran Kolonial (de-koniale tenstoonsteling). Pameran ini dilaksanakan di Semarang Jawa Tengah pada tanggal 13 Agustus sampai dengan 15 Agustus 1915. Setelah selesai pameran, bangunan ini dibongkar dan dibawa kembali ke Kutaraja. Selanjutnya rumoh tersebut dibangun sesuai dengan bentuknya semula dan dijadikan Museum Aceh yang ditempatkan di samping lapangan eksplanade Kutaraja. Oleh karena itu, ada juga yang menyebut museum ini dengan nama Rumoh Aceh. Museum Aceh itu sendiri pemakaiannya diresmikan pada tanggal31 luli 1915.

 
Ulee Lheu

Ulee Lheu

Ulee Lheu merupakan salah satu pelabuhan tua dimana terdapat beberapa perkampungan di sekitarnya. Disitu juga tedapat sebuah pantai yang banyak dikunjungi penduduk kota Banda Aceh di waktu pagi hari, khususnya pada pagi hari Minggu. Pantai ini juga terkenal sebagai salah satu tempat memancing pada hari-hari libur.

Ke Halaman
 
1
 
   
Jumlah Wisatawan
 
Domestik 000
Mancanegara 000
 
C u a c a
Banda Aceh 27 °C
Jakarta 27 °C
Bandung 28 °C
Surabaya 38 °C
K u r s
 
Amerika 8,658
Euro 9,717
Inggris 13,883
Jepang 73
 
P o l l i n g
 
Info apakah yang sering Anda cari di situs ini?