| Ada tiga
sarana transportasi yang dapat digunakan
menuju kota ini. Sarana transportasi
itu adalah transportasi darat, laut,
dan udara. Perbedaan dari ketiga
sarana transportasi itu hanya pada
waktu tempuh yang dipergunakan dan
kenyamanan yang kita inginkan.
:: Transportasi
Darat ::
Kota Banda Aceh dihubungkan jalan
dengan kondisi yang baik menuju
ke kota Medan (Sumatra Utara). Ada
tiga jalur menuju kota Medan, yaitu
jalur barat, jalur timur, dan jalur
tengah. Jalur barat meliputi rute
Banda Aceh, Meulaboh, Tapaktuan,
Subulussalam dan Medan. Adapun jalur
timur meliputi Banda Aceh, Sigli,
Bireun, Lhokseumawe, Langsa, Kuala
Simpang, dan Medan, sedang jalur
tengah meliputi Banda Aceh, Sigli,
Bireun, Takengon, Blang Keujeren,
Kutacane, dan Medan. Terminal di
Medan yang melayani perjalanan ke
Banda Aceh adalah terminal Pinang
Baris, sedangkan terminal di Banda
Aceh yang melayani perjalanan ke
Medan adalah terminal Setuy di jalan
Teuku Umar. Sarana transportasi
dari Banda Aceh ke Medan ini menggunakan
bus dan minibus. Setiap hari, baik
malam hari atau siang hari, dari
Medan menuju Banda Aceh tersedia
sarana bus dan minibus. Waktu tempuh
dari Medan menuju Banda Aceh berkisar
antara 8-10 jam perjalanan. Ada
pilihan antara bus yang ber AC/toilet
atau tidak. Selain itu ada pula
bis yang dijalankan nonstop, cepat
terbatas (Patas) dan biasa. Kalau
memakai minibus atau disebut pula
taxi biasanya dapat diantar sampai
ke tempat tujuan, dengan jumlah
tempat duduk 8 orang. Apabila menggunakan
barat, jalur timur, dan jalur tengah.
Jalur barat meliputi rute Banda
Aceh, Meulaboh, Tapaktuan, Subulussalam
dan Medan. Adapun jalur timur meliputi
Banda Aceh, Sigli, Bireun, Lhokseumawe,
Langsa, Kuala Simpang, dan Medan,
sedang jalur tengah meliputi Banda
Aceh, Sigli, Bireun, Takengon, Blang
Keujeren, Kutacane, dan Medan. Terminal
di Medan yang melayani perjalanan
ke Banda Aceh adalah terminal Pinang
Baris, sedangkan terminal di Banda
Aceh yang melayani perjalanan ke
Medan adalah terminal Setuy di jalan
Teuku Umar. Sarana transportasi
dari Banda Aceh ke Medan ini menggunakan
bus dan minibus. Setiap hari, baik
malam hari atau siang hari, dari
Medan menuju Banda Aceh tersedia
sarana bus dan minibus. Waktu tempuh
dari Medan menuju Banda Aceh berkisar
antara 8-10 jam perjalanan. Ada
pilihan antara bus yang ber AC/toilet
atau tidak. Selain itu ada pula
bis yang dijalankan nonstop, cepat
terbatas (Patas) dan biasa. Kalau
memakai minibus atau disebut pula
taxi biasanya dapat diantar sampai
ke tempat tujuan, dengan jumlah
tempat duduk 8 orang. Apabila menggunakan
bus/minibus, pada kota-kota tertentu
kendaraan ini akan berhenti untuk
makan siang atau istirahat. Selain
pemandangan yang indah selama perjalanan,
kita dapat juga merasakan masakan
khas Aceh apabila bus/minibus berhenti
pada kota-kota tertentu yang disinggahi.
Kotakota yang cukup sering disinggahi
adalah Matang yang terkenal dengan
satenya, Blang Bladeh, Bireun yang
terkenal dengan keripiknya, Saree
yang terkenal dengan tapenya.
Di dalam kota Banda Aceh sendiri
tersedia beberapa sarana transportasi
yang dapat digunakan untuk bepergian
ke beberapa tempat, yaitu taksi,
labilabl, atau becak mesin. Khusus
untuk taksi, apabila kita menggunakannya
dapat dilayani dengan antar-jemput.
Labi-labi ini biasanya mempunyai
trayek tertentu dan beroperasi mulai
dari pukul 05.30-19.00 WIB. Terminal
labi-labi ini terdapat di kawasan
jalan Tentara Pelajar (Merduati)
yang disebut sebagai terminal Kampung
Keudah. Becak mesin biasa melayani
mereka yang bepergian dengan jarak
dekat. Biasanya penumpang dan pengemudi
becak mesin lebih dulu melakukan
tawarmenawar ongkos sebelum pergi
ke suatu tempat yang diinginkan
oleh penumpang. Waktu beroperasi
becak mesin ini tidak ada batasan
waktu.
|